عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ قَالَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي فَقَرَأْتُ النِّسَاءَ حَتَّى إِذَا بَلَغْتُ فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَؤُلَاءِ شَهِيدًا رَفَعْتُ رَأْسِي أَوْ غَمَزَنِي رَجُلٌ إِلَى جَنْبِي فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَرَأَيْتُ دُمُوعَهُ تَسِيلُ
|
Dari Abdullah bin Mas'ud RA, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah berkata kepada saya, 'Hai Ibnu
Mas'ud, bacakanlah Al Qur'an kepadaku.' Saya pun menjawab, "Ya Rasulullah, bagaimana mungkin saya membacakan Al Qur'an kepada engkau, sedangkan Al Qur'an itu sendiri diturunkan kepada engkau?" Rasulullah SAW menjawab, "Sungguh aku ingin mendengar bacaan Al Qur'an dari orang lain." Lalu saya membaca surah An-Nisaa' dan sesampainya pada ayat, Maka bagaimanakah halnya orang kafir nanti apabila Kami datangkan seorang saksi {Rasul} dari tiap-tiap umat dan Kami datangkan kamu {Muhammad} sebagai saksi terhadap mereka {umatmu}. (Qs. An-Nisaa'{4}: 41), saya mengangkat kepala saya {atau ada seseorang yang memberikan isyarat kepada saya dengan jarinya, hingga saya mengangkat kepala saya}, maka saya melihat air mata beliau bercucuran." {Muslim 2/195-196}
|
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كُنْتُ بِحِمْصَ فَقَالَ لِي بَعْضُ الْقَوْمِ اقْرَأْ عَلَيْنَا فَقَرَأْتُ عَلَيْهِمْ سُورَةَ يُوسُفَ قَالَ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْقَوْمِ وَاللَّهِ مَا هَكَذَا أُنْزِلَتْ قَالَ قُلْتُ وَيْحَكَ وَاللَّهِ لَقَدْ قَرَأْتُهَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي أَحْسَنْتَ فَبَيْنَمَا أَنَا أُكَلِّمُهُ إِذْ وَجَدْتُ مِنْهُ رِيحَ الْخَمْرِ قَالَ فَقُلْتُ أَتَشْرَبُ الْخَمْرَ وَتُكَذِّبُ بِالْكِتَابِ لَا تَبْرَحُ حَتَّى أَجْلِدَكَ قَالَ فَجَلَدْتُهُ الْحَدَّ
|
| Dari Abdullah bin Mas'ud RA, dia berkata, "Suatu ketika, saya sedang berada di Himsha. Lalu ada beberapa orang yang berkata kepada saya, 'Wahai Ibnu Mas'ud, bacakanlah Al Qur'an kepada kami!' Maka saya membacakan surah Yusuf kepada mereka. Tiba-tiba ada seseorang yang menyanggah, "Demi Allah, surah Yusuf tidak diturunkan dengan bacaan seperti ini." Saya berkata, "Celaka kamu! Demi Allah, saya pernah membacakannya di hadapan Rasulullah." Kemudian orang itu berkata kepada saya, "Kamu benar." Ketika ia berbicara kepada saya seperti itu, tiba-tiba saya mencium aroma minuman keras dari mulutnya. Lalu saya pun berkata, "Apakah kamu meminum minuman keras dan berupaya mendustakan Al Qur'an? Kamu tidak boleh pergi dahulu sebelum dihukum dera." Abdullah bin Mas'ud berkata, "Kemudian saya pun menderanya." {Muslim 2/196}
|