Dari Abu Naufal, dia telah berkata, "Saya pernah melihat Abdullah bin Zubair RA disalib di suatu
perbukitan antara Madinah dan Makkah. Oleh karena itu, tidaklah mengherankan, apabila kaum Quraisy dan masyarakat muslim lainnya melintasi tempat tersebut. Sehingga Abdullah bin Umar juga melintasi Abdullah bin Zubair dan berdiri di dekatnya seraya berkata, "Assalaamu 'alaika hai Abu Khubaib! Assalaamu 'alaika hai Abu Khubaib! Assalaamu 'alaika hai Abu Khubaib! Demi Allah, sungguh aku pernah melarangmu untuk berbuat seperti ini! Demi Allah, sungguh aku pernah melarangmu untuk berbuat seperti ini! Demi Allah, sungguh aku pernah melarangmu untuk berbuat seperti ini! Abdullah bin Zubair berkata, Demi Allah, sepengetahuanku kamu adalah orang yang rajin bangun malam untuk melaksanakan shalat dan rajin menyambung tali silaturahim. Demi Allah, kamu adalah ornag yang paling buruk di tengah-tengah umat yang baik." Setelah itu, Abdullah bin Umar pun pergi meninggalkannya. Sikap Abdullah bin Zubair dan ucapannya itu diketahui oleh Al Hajjaj Ats Tsaqafi. Lalu ia pun mengirim pasukan untuk menurunkannya dari tiang salib dan melemparkannya keatas kuburan orang-orang Yahudi. Setelah itu, Al Hajjaj mengirim utusan kepada ibu Abdulah bin Zubair, yaitu Asma' binti Abu Bakar. Tetapi, Asma' tidak mau menghadap kepada Al Hajjaj. Lalu sekali lagi Al Hajjaj mengirim utusannya kepada Asma' binti Abu Bakar dengan membawa pesan khusus dari Al Hajjaj yang berbunyi, 'Kamu datang menghadap kepadaku atau aku kirim pasukan untuk menyeretmu ke hadapanku!' Namun Asma' binti Abu Bakar tetap menolak sambil berkata, "Demi Allah, aku tidak akan datang menghadapmu sampai kamu kirim pasukan untuk menyeretku ke hadapanmu!" Al Hajjaj berkata, "Hai pasukan siapkan kudaku!" Kemudian Al Hajjaj mengenakan sepatunya dan berangkat dengan membawa pasukannya hingga mereka tiba di depan rumah Asma' binti Abu Bakar. Al Hajjaj bertanya kepadanya, "Hai ibu tua, bagaimanakah pendapatmu tentang perbuatan yang telah aku lakukan kepada musuh Allah {maksudnya adalah anak laki-lakinya, yaitu Abdullah bin Zubair}?" Asma' binti Abu Bakar pun menjawab dengan lantang, "Menurutku, kamu telah menghancurkan dunianya sedangkan ia telah menghancurkan akhiratmu." "Aku dengar, "ujar Asma' "kamu mengatakan kepadanya {maksudnya kepada Abdullah bin Zubair, puteranya}, 'Hai anak seorang wanita yang mempunyai dua ikat pinggang!' Demi Allah, akulah wanita yang mempunyai dua ikat pinggang itu. Yang satu, pernah aku gunakan untuk membawa makanan Rasulullah dan makanan Abu Bakar dari kendaraannya, sedangkan yang lainnya adalah ikat pinggang yang selalu dibutuhkan kaum wanita. Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah memberitahukan kepada kami bahwasanya di Tsaqif itu ada seorang pembohong dan seorang perusak. Pembohong tersebut telah kami ketahui, sedangkan perusak itu adalah orang yang kamu sanjung-sanjung selama ini." Abu Naufal berkata, "Kemudian Al Hajjaj meninggalkan tempat Asma' binti Abu Bakar tanpa mengucapkan satu kata pun kepadanya. {Muslim 7/190-191}
|