3/13/17

Penaklukan Kota Konstantinopel

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَنْزِلَ الرُّومُ بِالْأَعْمَاقِ أَوْ بِدَابِقٍ فَيَخْرُجُ إِلَيْهِمْ جَيْشٌ مِنْ الْمَدِينَةِ مِنْ خِيَارِ أَهْلِ الْأَرْضِ يَوْمَئِذٍ فَإِذَا تَصَافُّوا قَالَتْ الرُّومُ خَلُّوا بَيْنَنَا وَبَيْنَ الَّذِينَ سَبَوْا مِنَّا نُقَاتِلْهُمْ فَيَقُولُ الْمُسْلِمُونَ لَا وَاللَّهِ لَا نُخَلِّي بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ إِخْوَانِنَا فَيُقَاتِلُونَهُمْ فَيَنْهَزِمُ ثُلُثٌ لَا يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ أَبَدًا وَيُقْتَلُ ثُلُثُهُمْ أَفْضَلُ الشُّهَدَاءِ عِنْدَ اللَّهِ وَيَفْتَتِحُ الثُّلُثُ لَا يُفْتَنُونَ أَبَدًا فَيَفْتَتِحُونَ قُسْطَنْطِينِيَّةَ فَبَيْنَمَا هُمْ يَقْتَسِمُونَ الْغَنَائِمَ قَدْ عَلَّقُوا سُيُوفَهُمْ بِالزَّيْتُونِ إِذْ صَاحَ فِيهِمْ الشَّيْطَانُ إِنَّ الْمَسِيحَ قَدْ خَلَفَكُمْ فِي أَهْلِيكُمْ فَيَخْرُجُونَ وَذَلِكَ بَاطِلٌ فَإِذَا جَاءُوا الشَّأْمَ خَرَجَ فَبَيْنَمَا هُمْ يُعِدُّونَ لِلْقِتَالِ يُسَوُّونَ الصُّفُوفَ إِذْ أُقِيمَتْ الصَّلَاةُ فَيَنْزِلُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَمَّهُمْ فَإِذَا رَآهُ عَدُوُّ اللَّهِ ذَابَ كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ فَلَوْ تَرَكَهُ لَانْذَابَ حَتَّى يَهْلِكَ وَلَكِنْ يَقْتُلُهُ اللَّهُ بِيَدِهِ فَيُرِيهِمْ دَمَهُ فِي حَرْبَتِهِ
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda, "Sesungguhnya kiamat itu
tidak akan terjadi sebelum orang-orang Romawi memasuki daerah A'mak atau Dabik. Setelah itu, pasukan kaum muslimin dari kota Madinah, yaitu orang-orang yang terbaik pada saat itu, mulai mengejar mereka. Ketika mereka berbaris, orang-orang Romawi berkata, 'Lepaskanlah kemari orang-orang yang pernah menawan sebagian pasukan kami untuk kami perangi sekarang!' Mendengar penyataan itu, pasukan kaum muslimin pun menjawab, "Tidak. Demi Allah, kami tidak akan melepaskan saudara-saudara kami kepada kalian." Lalu pasukan kaum muslimin mulai memerangi mereka. Setelah itu sepertiga dari pasukan kaum muslimin mundur dan melarikan diri dari pasukan inti. Mereka itulah orang-orang yang tidak akan diampuni Allah untuk selama-lamanya. Sementara itu, sepertiga pasukan kaum muslimin lainnya terbunuh dan mereka itulah para syuhada yang paling utama di sisi Allah. Sedangkan sepertiga pasukan kaum muslimin lainnya bertempur hingga berhasil menaklukkan kota Konstantinopel. Ketika mereka sedang membagi-bagikan harta rampasan perang sedangkan mereka telah menggantungkan pedang mereka pada pohon zaitun, tiba-tiba syetan berteriak, "Sungguh Dajjal telah mendatangi keluarga kalian sehingga keluarga kalian keluar semua." Ternyata teriakan syetan itu bohong. Ketika pasukan kaum muslimin mendatangi negeri Syam, tiba-tiba syetan muncul lagi. Lalu pada saat mereka mempersiapkan peralatan untuk berperang dan merapikan barisan untuk melaksanakan shalat, tiba-tiba Nabi Isa bin Maryam alaihi salam turun untuk mengimami mereka. Manakala musuh-musuh Allah melihat Nabi Isa bin Maryam, maka mereka pun meleleh seperti mencairnya garam dalam air. Seandainya ia biarkan musuh-musuh Allah tersebut seperti itu, niscaya Allah akan meleburkannya hingga hancur. Namun Allah membunuh mereka dengan tangan-Nya. Setelah itu, Dia tunjukkan darahnya kepada mereka di ujung tombak. {Muslim 8/175-176}