3/11/17

Pada Hari Kiamat Anggota Tubuh Seseorang akan Menjadi Saksi Amal Perbuatannya

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَضَحِكَ فَقَالَ هَلْ تَدْرُونَ مِمَّ أَضْحَكُ قَالَ قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ مِنْ مُخَاطَبَةِ الْعَبْدِ رَبَّهُ يَقُولُ يَا رَبِّ أَلَمْ تُجِرْنِي مِنْ الظُّلْمِ قَالَ يَقُولُ بَلَى قَالَ فَيَقُولُ فَإِنِّي لَا أُجِيزُ عَلَى نَفْسِي إِلَّا شَاهِدًا مِنِّي قَالَ فَيَقُولُ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ شَهِيدًا وَبِالْكِرَامِ الْكَاتِبِينَ شُهُودًا قَالَ فَيُخْتَمُ عَلَى فِيهِ فَيُقَالُ لِأَرْكَانِهِ انْطِقِي قَالَ فَتَنْطِقُ بِأَعْمَالِهِ قَالَ ثُمَّ يُخَلَّى بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْكَلَامِ قَالَ فَيَقُولُ بُعْدًا لَكُنَّ وَسُحْقًا فَعَنْكُنَّ كُنْتُ أُنَاضِلُ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Pada suatu ketika, kami sedang berada di dekat Rasulullah
SAW. Tak lama kemudian beliau tertawa dan selanjutnya bertanya, 'Hai para sahabat, tahukah kalian, mengapa aku tadi tertawa?' Para sahabat menjawab, "Allah dan rasul-Nya yang lebih mengetahui." Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Sebenarnya aku tadi tertawa karena mendengar dialog seorang hamba dengan Tuhannya. Hamba itu berkata, 'Ya Tuhanku, bukankah Engkau menghindarkan hamba-Mu ini dari perbuatan yang zhalim?' Allah menjawab, "Ya benar" hamba tersebut berkata lagi, "Ya Allah, hamba tidak akan pernah merasa bersalah, kecuali ada saksi dari diri hamba sendiri." Allah menjawab, "Baiklah. Sekarang cukuplah dirimu sendiri dan para malaikat pencatat amalmu yang akan menjadi saksi." kata Rasulullah SAW, "Lalu mulut hamba tersebut dikunci dan Allah berkata kepada anggota tubuhnya, 'Bicaralah!' Kemudian anggota tubuhnya itu menuturkan semua amal perbuatannya. Setelah itu, mulut hamba tersebut diberi kesempatan lagi untuk berbicara dan ia pun berkata kepada anggota tubuhnya, 'Celaka kamu ini! Percuma saja aku dulu membelamu di sana.'" {Muslim 8/217}