3/13/17

Orang-orang Muhajirin yang Fakir akan Mendahului Orang-orang yang Kaya ke dalam Surga

عن أَبي عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْحُبُلِيَّ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَسَأَلَهُ رَجُلٌ فَقَالَ أَلَسْنَا مِنْ فُقَرَاءِ الْمُهَاجِرِينَ فَقَالَ لَهُ عَبْدُ اللَّهِ أَلَكَ امْرَأَةٌ تَأْوِي إِلَيْهَا قَالَ نَعَمْ قَالَ أَلَكَ مَسْكَنٌ تَسْكُنُهُ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَأَنْتَ مِنْ الْأَغْنِيَاءِ قَالَ فَإِنَّ لِي خَادِمًا قَالَ فَأَنْتَ مِنْ الْمُلُوكِ. قَالَ أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ وَجَاءَ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ وَأَنَا عِنْدَهُ فَقَالُوا يَا أَبَا مُحَمَّدٍ إِنَّا وَاللَّهِ مَا نَقْدِرُ عَلَى شَيْءٍ لَا نَفَقَةٍ وَلَا دَابَّةٍ وَلَا مَتَاعٍ فَقَالَ لَهُمْ مَا شِئْتُمْ إِنْ شِئْتُمْ رَجَعْتُمْ إِلَيْنَا فَأَعْطَيْنَاكُمْ مَا يَسَّرَ اللَّهُ لَكُمْ وَإِنْ شِئْتُمْ ذَكَرْنَا أَمْرَكُمْ لِلسُّلْطَانِ وَإِنْ شِئْتُمْ صَبَرْتُمْ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فُقَرَاءَ الْمُهَاجِرِينَ يَسْبِقُونَ الْأَغْنِيَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِلَى الْجَنَّةِ بِأَرْبَعِينَ خَرِيفًا قَالُوا فَإِنَّا نَصْبِرُ لَا نَسْأَلُ شَيْئًا
Dari Abu Abdurrahman Al Hubuli, dia berkata, "Saya pernah mendengar Abdullah bin Amr bin Al
'Ash RA ditanya oleh seorang laki-laki, 'Bukankah kami kelompok orang-orang Muhajirin yang fakir dan miskin?' Mendengar pertanyaan itu, Abdullah bin Amr balik bertanya, "Apakah kamu mempunyai istri yang setia kepadamu?" Orang laki-laki itu menjawab, "Ya, saya mempunyai seorang istri yang setia." Abdullah bin Amr bertanya lagi, "Apakah kamu mempunyai rumah untuk tempat tinggal?" Orang laki-laki itu menjawab, "Ya, saya mempunyai sebuah rumah untuk tinggal." Abdullah bin Amr berkata, "Kalau begitu kamu tergolong orang yang kaya." Orang laki-laki itu berkata, "Saya juga mempunyai seorang pembantu." Abdullah bin Amr berkata, "Kalau begitu kamu sekelas raja." Abu Abdurrahman berkata, "Ketika saya berada di sisi Abdullah bin Amr, tiba-tiba ada tiga orang laki-laki yang mendatangi beliau seraya berkata, 'Hai Abu Muhammad, demi Allah kami tidak mempunyai apa-apa, kami tidak mempunyai nafkah, hewan, dan harta yang lain.' Abdullah bin Amr berkata kepada mereka, "Kalau demikian adanya, apa yang kalian inginkan? Apabila kalian mau, datanglah kembali kepada kami hingga kami memberi jatah kepada kalian menurut ajaran Allah, atau kami ajukan persoalan kalian kepada penguasa, ataupun kalian tetap bersabar. Karena saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya orang-orang Muhajirin yang fakir mendahului orang-orang yang kaya masuk ke dalam surga pada hari kiamat kelak dengan selisih waktu empat puluh musim.' Ketiga orang tersebut menjawab, "Kalau begitu, kami akan bersabar tanpa meminta sesuatu." {Muslim 8/220}