3/9/17

Meninggalkan Jihad Demi Berbakti dan Merawat Kedua Orang Tua

عن عَبْد اللَّهِ بْن عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ أَقْبَلَ رَجُلٌ إِلَى نَبِيِّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أُبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ وَالْجِهَادِ أَبْتَغِي الْأَجْرَ مِنْ اللَّهِ قَالَ فَهَلْ مِنْ وَالِدَيْكَ أَحَدٌ حَيٌّ قَالَ نَعَمْ بَلْ كِلَاهُمَا قَالَ فَتَبْتَغِي الْأَجْرَ مِنْ اللَّهِ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَارْجِعْ إِلَى وَالِدَيْكَ فَأَحْسِنْ صُحْبَتَهُمَا
Dari Abdullah bin Amru bin Ash RA, dia berkata, "Pada suatu hari ada seorang laki-laki menghadap kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Ya Rasulullah, saya berbai'at kepada engkau untuk berhijrah
dan berjihad agar saya memperoleh pahala dari Allah azza wajalla.'' Rasulullah SAW bertanya kepadanya, "Apakah salah seorang dari dua orang tuamu masih hidup?" Laki-laki itu menjawab, "Ya dan bahkan keduanya masih hidup." Lalu Rasulullah bertanya lagi kepadanya, "Apakah kamu menginginkan pahala dari Allah Azza wa Jalla?" Laki-laki tersebut menjawab, "Ya." Rasulullah pun akhirnya berkata, "Kalau begitu, pulanglah kepada kedua orang tuamu dan berbaktilah kepada keduanya!". {Muslim 8/3}