3/13/17

Kekalnya Penghuni Surga dalam Kenikmatan dan Kekalnya Penghuni Neraka dalam Siksaan dan Kesengsaraan

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا صَارَ أَهْلُ الْجَنَّةِ إِلَى الْجَنَّةِ وَصَارَ أَهْلُ النَّارِ إِلَى النَّارِ أُتِيَ بِالْمَوْتِ حَتَّى يُجْعَلَ بَيْنَ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ ثُمَّ يُذْبَحُ ثُمَّ يُنَادِي مُنَادٍ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ لَا مَوْتَ وَيَا أَهْلَ النَّارِ لَا مَوْتَ فَيَزْدَادُ أَهْلُ الْجَنَّةِ فَرَحًا إِلَى فَرَحِهِمْ وَيَزْدَادُ أَهْلُ النَّارِ حُزْنًا إِلَى حُزْنِهِمْ
Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW telah bersabda, "Apabila penghuni surga telah berada
di dalam surga dan penghuni neraka telah berada di dalam neraka, dan kematian telah menghampiri mereka sehingga mendekati surga dan neraka, lalu mereka dibangkitkan." Tak lama kemudian, seorang malaikat berseru, "Hai penghuni surga, tidak ada lagi kematian. Hai penghuni neraka, tidaka ada lagi kematian." Akhirnya para penghuni surga semakin menjadi senang dan para penghuni neraka semakin menjadi sedih karenanya. {Muslim 8/153}