3/11/17

Jumlah Orang-orang Munafik pada Malam (Baiat) Aqabah

عن أَبي الطُّفَيْلِ قَالَ كَانَ بَيْنَ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الْعَقَبَةِ وَبَيْنَ حُذَيْفَةَ بَعْضُ مَا يَكُونُ بَيْنَ النَّاسِ فَقَالَ أَنْشُدُكَ بِاللَّهِ كَمْ كَانَ أَصْحَابُ الْعَقَبَةِ قَالَ فَقَالَ لَهُ الْقَوْمُ أَخْبِرْهُ إِذْ سَأَلَكَ قَالَ كُنَّا نُخْبَرُ أَنَّهُمْ أَرْبَعَةَ عَشَرَ فَإِنْ كُنْتَ مِنْهُمْ فَقَدْ كَانَ الْقَوْمُ خَمْسَةَ عَشَرَ وَأَشْهَدُ بِاللَّهِ أَنَّ اثْنَيْ عَشَرَ مِنْهُمْ حَرْبٌ لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَيَوْمَ يَقُومُ الْأَشْهَادُ وَعَذَرَ ثَلَاثَةً قَالُوا مَا سَمِعْنَا مُنَادِيَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا عَلِمْنَا بِمَا أَرَادَ الْقَوْمُ وَقَدْ كَانَ فِي حَرَّةٍ فَمَشَى فَقَالَ إِنَّ الْمَاءَ قَلِيلٌ فَلَا يَسْبِقْنِي إِلَيْهِ أَحَدٌ فَوَجَدَ قَوْمًا قَدْ سَبَقُوهُ فَلَعَنَهُمْ يَوْمَئِذٍ
Dari Abu Thufail, dia berkata, "Pernah ada persoalan antara seorang peserta dalam peristiwa Aqabah
dengan Hudzaifah yang diketahui oleh orang banyak. Lalu Hudzaifah bertanya, 'Saya bersumpah kepadamu dengan nama Allah, berapa jumlah orang dalam peristiwa Aqabah?' Orang-orang berkata kepadanya, "Beritahukan kepada Hudzaifah apabila ia bertanya kepadamu. Seseorang memberi tahu kepada kami bahwasanya mereka itu berjumlah empat belas orang. Dan apabila kamu termasuk di antara mereka, maka jumlahnya bertambah menjadi lima belas orang. Saya bersaksi kepada Allah bahwasanya dua belas orang dari mereka adalah musuh Allah dan rasul-Nya baik di dunia dan di akhirat." Ternyata ia tidak menyebutkan tiga orang lainnya. Mereka berkata, 'Kami tidak mendengar penyeru Rasulullah SAW dan kami juga tidak tahu apa maksud orang-orang munafik itu.' Pada cuaca yang sangat panas, Rasulullah SAW berjalan dan bersabda, "Perbekalan air tinggal sedikit. Oleh karena itu, janganlah ada seorangpun yang menyentuh air itu sebelum aku sentuh!" Namun Rasulullah mendapati beberapa orang munafik telah mendahului beliau. Akhirnya, Rasulullah SAW langsung mengutuk mereka pada saat itu juga. {Muslim 8/123}