3/13/17

Firman Allah "Tuhanmu Tidak Meninggalkanmu Dan Tidak Pula Membencimu" (Qs. Adh-Dhuhaa(93): 3)

عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ قَالَ سَمِعْتُ جُنْدُبَ بْنَ سُفْيَانَ يَقُولُ اشْتَكَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمْ يَقُمْ لَيْلَتَيْنِ أَوْ ثَلَاثًا فَجَاءَتْهُ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي لَأَرْجُو أَنْ يَكُونَ شَيْطَانُكَ قَدْ تَرَكَكَ لَمْ أَرَهُ قَرِبَكَ مُنْذُ لَيْلَتَيْنِ أَوْ ثَلَاثٍ قَالَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ وَالضُّحَى وَاللَّيْلِ إِذَا سَجَى مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلَى
Dari Al Aswad bin Qais bahwasanya ia berkata, "Saya pernah mendengar Jundab bin Sufyan RA berkata, 'Suatu ketika Rasululllah SAW sakit sehingga beliau tidak bangun untuk melaksanakan shalat Tahajjud selama dua atau tiga malam. Lalu seorang wanita datang mengunjungi beliau seraya berkata, 'Hai Muhammad, saya benar-benar berharap agar syetanmu meninggalkanmu yang sejak dua atau tiga malam saya tidak melihatnya di dekatmu." Al Aswad berkata, "Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan ayat Al Qur'an: Demi waktu Dhuha dan demi waktu malam apabila telah sunyi. Tuhanmu tidaklah meninggalkanmu dan tidak pula membencimu. (Qs. Adh-Dhuhaa(93): 1-3) {Muslim 5/182}