3/13/17

Firman Allah, "Dan Janganlah Kamu Memaksa Budak-Budak Perempuanmu Untuk Melacurkan Diri" (Qs. An-Nuur(24): 33)

عَنْ جَابِرٍ أَنَّ جَارِيَةً لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ ابْنِ سَلُولَ يُقَالُ لَهَا مُسَيْكَةُ وَأُخْرَى يُقَالُ لَهَا أُمَيْمَةُ فَكَانَ يُكْرِهُهُمَا عَلَى الزِّنَى فَشَكَتَا ذَلِكَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ وَلَا تُكْرِهُوا فَتَيَاتِكُمْ عَلَى الْبِغَاءِ إِلَى قَوْلِهِ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Dari Jubair RA, dia berkata bahwasanya budak perempuan milik Abdullah bin Ubay bin Salul yang bernama Musaikah dan Umaimah dipaksa untuk melancurkan dirinya oleh Abdullah bin Ubay.
Kemudian kedua budak perempuan itu melaporkan hal tersebut kepada Rasulullah SAW. Lalu turunlah firman Allah, "Dan janganlah kamu memaksa budak-budak perempuanmu untuk melacurkan diri, sedangkan mereka sendiri menginginkan kesucian, dan kamu mencari kesenangan dunia. Barangsiapa memaksa mereka, sesungguhnya Allah — setelah adanya pemaksaan terhadap mereka — Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. " (Qs. An-Nuur(24): 33) {Muslim 8/244}