3/13/17

Firman Allah, "Apakah Kamu Telah Melihat Orang Kafir Kepada Ayat-ayat Kami" (Qs. Maryam: 77)

عَنْ خَبَّابٍ قَالَ كَانَ لِي عَلَى الْعَاصِ بْنِ وَائِلٍ دَيْنٌ فَأَتَيْتُهُ أَتَقَاضَاهُ فَقَالَ لِي لَنْ أَقْضِيَكَ حَتَّى تَكْفُرَ بِمُحَمَّدٍ قَالَ فَقُلْتُ لَهُ إِنِّي لَنْ أَكْفُرَ بِمُحَمَّدٍ حَتَّى تَمُوتَ ثُمَّ تُبْعَثَ قَالَ وَإِنِّي لَمَبْعُوثٌ مِنْ بَعْدِ الْمَوْتِ فَسَوْفَ أَقْضِيكَ إِذَا رَجَعْتُ إِلَى مَالٍ وَوَلَدٍ قَالَ وَكِيعٌ كَذَا قَالَ الْأَعْمَشُ قَالَ فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ أَفَرَأَيْتَ الَّذِي كَفَرَ بِآيَاتِنَا وَقَالَ لَأُوتَيَنَّ مَالًا وَوَلَدًا إِلَى قَوْلِهِ وَيَأْتِينَا فَرْدًا
Dari Khabbab RA bahwasanya ia berkata, "Saya pernah mempunyai masalah hutang piutang dengan Al Ash bin Wa'il. Lalu saya pergi mendatangi Ibnu Wail untuk menagihnya. Namun rupanya ia
malah berkata, 'Saya tidak akan membayar hutang saya kepadamu, kecuali jika kamu kufur kepada Muhammad.' Mendengar pernyataannya itu, maka saya pun berkata, "Saya tidak akan kufur kepada Muhammad hingga kamu mati dan dibangkitkan lagi." Al Ash bin Wa'il menjawab, "Apakah saya akan dibangkitkan lagi jika saya telah mati? Baiklah saya akan membayar hutang saya kepadamu jika saya telah kembali memiliki harta dan anak (setelah kematian)." Waki' berkata, "Demikianlah Al A'masy berkata." Khabbab RA berkata, "Akhirnya turunlah ayat yang berbunyi: Maka apakah kamu telah melihat orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami dan ia mengatakan, 'Pasti aku akan dianugerahkan harta dan anak', hingga ayat '...dan ia akan datang kepada Kami seorang diri.' (Maryam: 77-80) {Muslim 8/129}