3/11/17

Firman Allah, "Apabila Orang-orang Munafik Datang kepadamu" Hingga Firman-Nya, "Hingga Mereka Meninggalkan..."

عن زَيْد بْن أَرْقَمَ يَقُولُ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ أَصَابَ النَّاسَ فِيهِ شِدَّةٌ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أُبَيٍّ لِأَصْحَابِهِ لَا تُنْفِقُوا عَلَى مَنْ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ حَتَّى يَنْفَضُّوا مِنْ حَوْلِهِ قَالَ زُهَيْرٌ وَهِيَ قِرَاءَةُ مَنْ خَفَضَ حَوْلَهُ وَقَالَ لَئِنْ رَجَعْنَا إِلَى الْمَدِينَةِ لَيُخْرِجَنَّ الْأَعَزُّ مِنْهَا الْأَذَلَّ قَالَ فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرْتُهُ بِذَلِكَ فَأَرْسَلَ إِلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُبَيٍّ فَسَأَلَهُ فَاجْتَهَدَ يَمِينَهُ مَا فَعَلَ فَقَالَ كَذَبَ زَيْدٌ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَوَقَعَ فِي نَفْسِي مِمَّا قَالُوهُ شِدَّةٌ حَتَّى أَنْزَلَ اللَّهُ تَصْدِيقِي إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ قَالَ ثُمَّ دَعَاهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيَسْتَغْفِرَ لَهُمْ قَالَ فَلَوَّوْا رُءُوسَهُمْ و قَوْله كَأَنَّهُمْ خُشُبٌ مُسَنَّدَةٌ وَقَالَ كَانُوا رِجَالًا أَجْمَلَ شَيْءٍ
Dari Zaid bin Arqam RA, dia berkata, "Pada suatu ketika, kami pernah pergi bersama Rasulullah
SAW dalam suatu perjalanan jauh di mana pada saat itu para sahabat banyak yang mengalami kesulitan. Kemudian Abdullah bin Ubay berkata kepada teman-temannya, 'Janganlah kalian memberikan perbelanjaan kepada orang-orang yang berada di sisi Rasulullah agar mereka meninggalkan Rasulullah.' {Zuhair} berkata, "Lafaz haulihi dengan kasrah pada huruf lam yaitu menurut bacaan Abdullah bin Mas'ud. Abdullah bin Ubay berkata, "Sesungguhnya jika kita telah kembali ke Madinah, maka orang-orang yang kuat benar-benar akan dapat mengusir orang-orang yang lemah." (Qs. Al Munaafiquun(63): 8) Zaid bin Arqam berkata, "Lalu saya pergi menghadap Nabi Muhammad SAW untuk memberitahukan tentang ucapan Abdullah bin Ubay tersebut kepada beliau. Kemudian Rasulullah SAW mengutus seseorang kepada Abdullah bin Ubay untuk menginterogasinya. Namun, ternyata, Abdullah bin Ubay bersumpah bahwasanya ia tidak pernah berkata seperti itu! Dan ia berkata, 'Zaid telah membohongi Rasulullah SAW.' Zaid bin Arqam berkata, "Tentu saja ucapan orang-orang munafik itu membuat hati saya menjadi jengkel, hingga Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan ayat yang membenarkan sikap saya yang berbunyi, {Apabila orang-orang munafik datang kepadamu...} (Qs. Al Munaafiquun (63): 1)" Zaid bin Arqam berkata, "Lalu Rasulullah SAW memanggil mereka, orang-orang munafik, untuk dimintakan ampunan kepada Allah, tetapi mereka malah membuang muka." Allah Subhanahu wa Ta 'ala berfirman, 'Orang-orang munafik itu seolah-olah kayu yang tersandar... " {Al Munaafiquun {63}: 4} Zaid bin Arqam berkata, "Mereka itu sebenarnya adalah orang-orang yang terlihat mempesona dan terhormat." {Muslim 8/119-120}