3/11/17

Berlindung dari Takdir Buruk dan Kesialan

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ سُوءِ الْقَضَاءِ وَمِنْ دَرَكِ الشَّقَاءِ وَمِنْ شَمَاتَةِ الْأَعْدَاءِ وَمِنْ جَهْدِ الْبَلَاءِ قَالَ عَمْرٌو فِي حَدِيثِهِ قَالَ سُفْيَانُ أَشُكُّ أَنِّي زِدْتُ وَاحِدَةً مِنْهَا
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah berdoa untuk berlindung dari takdir buruk, kesialan, dan kegembiraan musuh {karena kemalangan diri}, dan dari ujian yang berat. Amr mengatakan dalam haditsnya, "Sufyan berkata, 'Saya merasa ragu bahwasanya saya telah menambah salah satu kata dalam hadits tersebut."' {Muslim 8/76}