2/23/17

Rasulullah adalah Orang yang Sangat Menyayangi Anak-anak dan Keluarganya

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَا رَأَيْتُ أَحَدًا كَانَ أَرْحَمَ بِالْعِيَالِ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَانَ إِبْرَاهِيمُ مُسْتَرْضِعًا لَهُ فِي عَوَالِي الْمَدِينَةِ فَكَانَ يَنْطَلِقُ وَنَحْنُ مَعَهُ فَيَدْخُلُ الْبَيْتَ وَإِنَّهُ لَيُدَّخَنُ وَكَانَ ظِئْرُهُ قَيْنًا فَيَأْخُذُهُ فَيُقَبِّلُهُ ثُمَّ يَرْجِعُ قَالَ عَمْرٌو فَلَمَّا تُوُفِّيَ إِبْرَاهِيمُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ ابْنِي وَإِنَّهُ مَاتَ فِي الثَّدْيِ وَإِنَّ لَهُ لَظِئْرَيْنِ تُكَمِّلَانِ رَضَاعَهُ فِي الْجَنَّةِ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Tidak pernah saya menjumpai orang yang menyayangi
keluarganya melebihi Rasulullah SAW." Anas berkata, "Ibrahim, putra Rasulullah, disusukan pada suatu keluarga di perbukitan Madinah. Pada suatu ketika, beliau menjenguknya bersama kami. Beliau masuk ke dalam rumah yang kala itu sedang penuh dengan asap, karena orang tua pengasuh Ibrahim adalah seorang tukang pandai besi. Kemudian beliau menggendong seraya menciumi Ibrahim. Setelah itu, beliau pun pulang ke rumah." Amru berkata, "Ketika Ibrahim wafat, Rasulullah SAW bersabda, 'Ibrahim adalah putraku. Ia wafat dalam usia menyusu. Sungguh kelak di surga, ia akan mempunyai dua orang tua pengasuh yang menyempurnakan susuannya. {Muslim 7/76-77}
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ الْأَقْرَعَ بْنَ حَابِسٍ أَبْصَرَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَبِّلُ الْحَسَنَ فَقَالَ إِنَّ لِي عَشْرَةً مِنْ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ وَاحِدًا مِنْهُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهُ مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ
Dari Abu Hurairah RA, bahwasanya Al Aqra' bin Habis suatu ketika pernah melihat Rasulullah SAW mencium Hasan bin Ali, cucu beliau. Melihat itu, Al Aqra' bin Habis berkata, "Ya Rasulullah, saya ini mempunyai sepuluh orang anak. Namun tidak pernah sekali pun saya mencium salah seorang dari mereka." Rasulullah SAW berkata, "Sesungguhnya, barang siapa yang tidak menaruh belas kasih, maka ia tidak akan dikasihi." {Muslim 7/77}