2/6/17

Pertempuran Dzatur-Riqa'

عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي غَزَاةٍ وَنَحْنُ سِتَّةُ نَفَرٍ بَيْنَنَا بَعِيرٌ نَعْتَقِبُهُ قَالَ فَنَقِبَتْ أَقْدَامُنَا فَنَقِبَتْ قَدَمَايَ وَسَقَطَتْ أَظْفَارِي فَكُنَّا نَلُفُّ عَلَى أَرْجُلِنَا الْخِرَقَ فَسُمِّيَتْ غَزْوَةَ ذَاتِ الرِّقَاعِ لِمَا كُنَّا نُعَصِّبُ عَلَى أَرْجُلِنَا مِنْ الْخِرَقِ قَالَ أَبُو بُرْدَةَ فَحَدَّثَ أَبُو مُوسَى بِهَذَا الْحَدِيثِ ثُمَّ كَرِهَ ذَلِكَ قَالَ كَأَنَّهُ كَرِهَ أَنْ يَكُونَ شَيْئًا مِنْ عَمَلِهِ أَفْشَاهُ قَالَ أَبُو أُسَامَةَ وَزَادَنِي غَيْرُ بُرَيْدٍ وَاللَّهُ يُجْزِي بِهِ
Dari Abu Musa RA, dia berkata, "Kami pernah berangkat perang bersama Rasulullah SAW. Pada
saat itu kami berjumlah enam orang dengan membawa seekor unta yang kami kendarai secara bergantian. Karena tidak mengenakan alas kaki, maka kedua kaki kami — termasuk telapak kaki saya sendiri— terluka. Bahkan ada kuku kaki saya yang sempat terlepas. Kami bersama-sama membungkus kaki kami yang terluka itu dengan secarik kain. Karena kami membungkus kaki kami yang terluka dengan kain, maka pertempuran yang kami alami itu dinamakan sebagai pertempuran Dzatur-Riqa." Abu Burdah berkata, "Abu Musa pernah menceritakan hadits ini kepada saya, tetapi kemudian ia membencinya. Sepertinya ia benci kalau-kalau amal perbuatannya disebarluaskan." Dalam suatu riwayat dikatakan, "Allah SWT pasti akan memberikan pahala." {Muslim 5/200}