2/6/17

Perang Thaif

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عمر قَالَ حَاصَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَهْلَ الطَّائِفِ فَلَمْ يَنَلْ مِنْهُمْ شَيْئًا فَقَالَ إِنَّا قَافِلُونَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ قَالَ أَصْحَابُهُ نَرْجِعُ وَلَمْ نَفْتَتِحْهُ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اغْدُوا عَلَى الْقِتَالِ فَغَدَوْا عَلَيْهِ فَأَصَابَهُمْ جِرَاحٌ فَقَالَ لَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّا قَافِلُونَ غَدًا قَالَ فَأَعْجَبَهُمْ ذَلِكَ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Dari Abdullah bin Umar RA, dia berkata, "Rasulullah SAW pernah mengepung penduduk kota Thaif
tetapi ketika tidak mendapatkan sesuatu apapun dari usaha pengepungan itu, beliau berkata, 'Insya Allah kita akan kembali ke Madinah.' Para sahabat berkata, 'Mengapa kita harus kembali ke kota Madinah? Bukankah kita belum berhasil menaklukkannya?' Rasulullah SAW bersabda, 'Pergilah kalian berperang!' Lalu mereka berupaya untuk menaklukkannya, tetapi malah mendapatkan luka-luka. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Insya Allah, besok kita akan kembali ke Madinah.' Para sahabat merasa heran dengan sabda beliau tersebut, sedangkan Rasulullah hanya tersenyum." {Muslim 5/169}