2/6/17

Patuh dan Taat kepada yang Mengamalkan Kitab Suci Allah SWT

عَنْ يَحْيَى بْنِ حُصَيْنٍ عَنْ جَدَّتِهِ أُمِّ الْحُصَيْنِ قَالَ سَمِعْتُهَا تَقُولُ حَجَجْتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَجَّةَ الْوَدَاعِ قَالَتْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْلًا كَثِيرًا ثُمَّ سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنْ أُمِّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ مُجَدَّعٌ حَسِبْتُهَا قَالَتْ أَسْوَدُ يَقُودُكُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ فَاسْمَعُوا لَهُ وَأَطِيعُوا
Dari Yahya bin Hushain dari neneknya, Ummu Hushain, dia berkata, "Saya pernah mendengar
nenek saya bercerita, 'Dulu saya pernah ikut serta pergi haji bersama Rasulullah SAW dalam haji Wada'. Pada saat itu Nabi Muhammad SAW telah bersabda, "Seandainya seseorang yang ditugaskan untuk memimpin kalian itu adalah seorang budak yang hitam, namun budak tersebut melakukan segala sesuatu berlandaskan kitab suci Al Qur'an, maka kalian harus tetap tunduk dan patuh kepadanya.'' {Muslim 6/15}