2/3/17

Orang yang Paling Utama Adalah Orang yang Berjuang di Jalan Allah dengan Jiwa dan Hartanya

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَيُّ النَّاسِ أَفْضَلُ فَقَالَ رَجُلٌ يُجَاهِدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِمَالِهِ وَنَفْسِهِ قَالَ ثُمَّ مَنْ قَالَ مُؤْمِنٌ فِي شِعْبٍ مِنْ الشِّعَابِ يَعْبُدُ اللَّهَ رَبَّهُ وَيَدَعُ النَّاسَ مِنْ شَرِّهِ
Dari Abu Said Al Khudri RA, bahwa ada seorang lelaki yang datang kepada Rasulullah SAW dan
bertanya, "Ya Rasulullah, manusia yang bagaimana yang paling mulia?" Rasulullah menjawab, "Yaitu orang yang berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwanya." Lelaki itu bertanya lagi, "Setelah itu siapa?" Rasulullah menjawab, "Orang beriman (yang bertempat tinggal) di lembah gunung. Ia beribadah kepada Allah dan menghindari manusia dari kejahatannya." {Muslim 6/39}