2/21/17

Mimpi Nabi Muhammad SAW

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَيْتُ ذَاتَ لَيْلَةٍ فِيمَا يَرَى النَّائِمُ كَأَنَّا فِي دَارِ عُقْبَةَ بْنِ رَافِعٍ فَأُتِينَا بِرُطَبٍ مِنْ رُطَبِ ابْنِ طَابٍ فَأَوَّلْتُ الرِّفْعَةَ لَنَا فِي الدُّنْيَا وَالْعَاقِبَةَ فِي الْآخِرَةِ وَأَنَّ دِينَنَا قَدْ طَابَ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, 'Pada suatu malam, aku
bermimpi sebagaimana lazimnya orang yang bermimpi. Dalam mimpi itu aku seperti berada di rumah Uqbah bin Rafi'. Setelah itu aku diberi kurma berkwalitas baik jenis Abu Thaab. Maka aku pun menafsirkan mimpi tersebut bahwasanya kita akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan akhirat serta agama kita adalah agama yang baik dan benar.''" {Muslim 7/57}
عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أُهَاجِرُ مِنْ مَكَّةَ إِلَى أَرْضٍ بِهَا نَخْلٌ فَذَهَبَ وَهْلِي إِلَى أَنَّهَا الْيَمَامَةُ أَوْ هَجَرُ فَإِذَا هِيَ الْمَدِينَةُ يَثْرِبُ وَرَأَيْتُ فِي رُؤْيَايَ هَذِهِ أَنِّي هَزَزْتُ سَيْفًا فَانْقَطَعَ صَدْرُهُ فَإِذَا هُوَ مَا أُصِيبَ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ أُحُدٍ ثُمَّ هَزَزْتُهُ أُخْرَى فَعَادَ أَحْسَنَ مَا كَانَ فَإِذَا هُوَ مَا جَاءَ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْفَتْحِ وَاجْتِمَاعِ الْمُؤْمِنِينَ وَرَأَيْتُ فِيهَا أَيْضًا بَقَرًا وَاللَّهُ خَيْرٌ فَإِذَا هُمْ النَّفَرُ مِنْ الْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ أُحُدٍ وَإِذَا الْخَيْرُ مَا جَاءَ اللَّهُ بِهِ مِنْ الْخَيْرِ بَعْدُ وَثَوَابُ الصِّدْقِ الَّذِي آتَانَا اللَّهُ بَعْدَ يَوْمِ بَدْرٍ
Dari Abu Musa Al Asy'ari RA, dari Nabi SAW bahwasanya beliau bersabda, "Dahulu aku pernah bermimpi bahwasanya aku pergi hijrah dari kota Makkah menuju suatu negeri yang banyak pohon kurmanya. Sungguh aku menduga bahwasanya negeri itu adalah Yamamah atau Hajar, tetapi ternyata itu adalah kota Madinah {Yatsrib}. Dalam mimpi itu, aku juga terlihat menghunus pedang. Tiba-tiba bagian tengah pedang itu patah dan ternyata itu adalah musibah yang menimpa orang-orang mukmin pada perang Uhud. Setelah itu, aku pun terlihat menghunus pedang lagi dan ternyata pedang itu lebih baik dari yang semula. Itulah kemenangan yang diberikan Allah dan bersatunya orang-orang mukmin. Selain itu, dalam mimpi itu pula, aku melihat sapi — dan Allah Mahabaik. Ternyata tafsiran mimpi itu adalah bahwa orang-orang mukmin yang mati syahid dalam perang Uhud dan pahala yang diberikan Allah sesudah itu, serta pahala kejujuran pada perang Badar yang diberikan Allah setelahnya" {Muslim 7/57}