2/19/17

Menyemir Rambut dan Uban

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ أُتِيَ بِأَبِي قُحَافَةَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ وَرَأْسُهُ وَلِحْيَتُهُ كَالثَّغَامَةِ بَيَاضًا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, "Pada saat dibebaskannya kota Makkah {Fathu Makkah}, Abu Quhafah pun dibawa serta ke sana. Rambut kepala dan jenggotnya bagaikan Tsaghamah
putihnya. Lalu Rasulullah berkata kepadanya, 'Ubahlah ini dengan sesuatu, tetapi jauhilah warna hitam!."' {Muslim 6/155}