2/23/17

Mengikuti Rasulullah SAW dan Firman Allah, "Janganlah Kamu Menanyakan Tentang Sesuatu yang Apabila Dijelaskan, maka Akan Memberatkanmu."

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ بَلَغَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَصْحَابِهِ شَيْءٌ فَخَطَبَ فَقَالَ عُرِضَتْ عَلَيَّ الْجَنَّةُ وَالنَّارُ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ وَلَوْ تَعْلَمُونَ مَا أَعْلَمُ لَضَحِكْتُمْ قَلِيلًا وَلَبَكَيْتُمْ كَثِيرًا قَالَ فَمَا أَتَى عَلَى أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمٌ أَشَدُّ مِنْهُ قَالَ غَطَّوْا رُءُوسَهُمْ وَلَهُمْ خَنِينٌ قَالَ فَقَامَ عُمَرُ فَقَالَ رَضِينَا بِاللَّهِ رَبًّا وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا قَالَ فَقَامَ ذَاكَ الرَّجُلُ فَقَالَ مَنْ أَبِي قَالَ أَبُوكَ فُلَانٌ فَنَزَلَتْ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ
Dari Anas bin Malik RA bahwasanya ia berkata, "Rasulullah SAW telah mengetahui berita tentang
para sahabat. Kemudian beliau berdiri dan berpidato, ' Ketahuilah bahwa sesungguhnya surga dan neraka itu telah ditampakkan kepadaku. Aku tidak pernah melihat kebaikan dan keburukan seperti pada hari ini. Seandainya kalian dapat mengetahui apa yang aku ketahui, maka kalian pasti akan sedikit tertawa dan banyak menangis' Anas berkata, "Tidak ada hari yang lebih berat daripada hari itu yang pernah dialami oleh para sahabat Rasulullah SAW. Mereka menutupi kepala mereka dan mereka pun terserang sakit sengau hidung." Setelah itu, Umar bin Khaththab berdiri dan berkata, "Kami rela Allah sebagai Tuhan kami, Islam sebagai agama kami, dan Muhammad sebagai nabi kami." Anas berkata, "Ada Seorang laki-laki berdiri dan bertanya, 'Siapakah ayah saya?' Beliau menjawab, "Ayahmu adalah si fulan." Maka turunlah ayat yang berikut ini: {Hai orang-orang beriman, janganlah kamu bertanya tentang segala sesuatu yang apabila dijelaskan kepadamu, maka hal itu akan memberatkanmu) (Qs. Al Maa"idah(5): 101) {Muslim 7/92}
عَنْ سعد بْنِ أبي وقاص قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَعْظَمَ الْمُسْلِمِينَ فِي الْمُسْلِمِينَ جُرْمًا مَنْ سَأَلَ عَنْ شَيْءٍ لَمْ يُحَرَّمْ عَلَى الْمُسْلِمِينَ فَحُرِّمَ عَلَيْهِمْ مِنْ أَجْلِ مَسْأَلَتِهِ
Dari Sa'ad bin Abu Waqqash RA, dia berkata, "Rasulullah SAW telah bersabda, 'Orang muslim yang paling besar dosanya terhadap kaum muslimin lainnya adalah orang yang bertanya tentang sesuatu yang tidak diharamkan bagi kaum muslimin, tetapi akhirnya, sesuatu tersebut diharamkan bagi mereka karena pertanyaannya.''" {Muslim 7/92}
عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَجُلًا قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيْنَ أَبِي قَالَ فِي النَّارِ فَلَمَّا قَفَّى دَعَاهُ فَقَالَ إِنَّ أَبِي وَأَبَاكَ فِي النَّارِ
Dari Anas RA bahwasanya seorang laki-laki bertanya, "Ya Rasulullah, di manakah ayah saya berada?" Rasulullah SAW menjawab, "Ayahmu ada di neraka." Anas berkata, "Ketika laki-laki itu pergi, Rasulullah SAW memanggilnya dan berkata, 'Sesungguhnya ayahku dan ayahmu ada di neraka' {Muslim 1/132-133}