2/6/17

Meminta Izin kepada yang Muda untuk Memberikan kepada Orang yang Lebih Tua

عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ مِنْهُ وَعَنْ يَمِينِهِ غُلَامٌ وَعَنْ يَسَارِهِ أَشْيَاخٌ فَقَالَ لِلْغُلَامِ أَتَأْذَنُ لِي أَنْ أُعْطِيَ هَؤُلَاءِ فَقَالَ الْغُلَامُ لَا وَاللَّهِ لَا أُوثِرُ بِنَصِيبِي مِنْكَ أَحَدًا قَالَ فَتَلَّهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي يَدِهِ
Dari Sahal bin Sa'ad As-Saidi RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah dibawakan minuman. Lalu
beliau pun meminumnya. Kebetulan, pada saat itu, di sebelah kanan beliau ada seorang anak muda, sedangkan di sebelah kiri beliau ada beberapa orang-orang tua. Kemudian Rasulullah bertanya kepada anak muda tersebut, "Apakah engkau mengizinkanku untuk memberikan minuman ini kepada mereka, orang-orang tua yang berada di sebelah kiriku?" Anak muda itu menjawab, "Tidak. Demi Allah, saya tidak akan menyerahkan bagian saya yang Anda berikan untuk saya kepada siapa pun." Lalu Rasulullah meletakkan minuman itu ke tangan anak muda tersebut. {Muslim 6/113}