2/21/17

Memanterai Gigitan Kala Jengking

عَنْ جَابِرٍ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الرُّقَى فَجَاءَ آلُ عَمْرِو بْنِ حَزْمٍ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ كَانَتْ عِنْدَنَا رُقْيَةٌ نَرْقِي بِهَا مِنْ الْعَقْرَبِ وَإِنَّكَ نَهَيْتَ عَنْ الرُّقَى قَالَ فَعَرَضُوهَا عَلَيْهِ فَقَالَ مَا أَرَى بَأْسًا مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَنْفَعَ أَخَاهُ فَلْيَنْفَعْهُ
Dari Jabir RA, bahwasanya Rasulullah SAW pernah melarang mantera. Lalu datanglah keluarga
Amr bin Hazm kepada Rasulullah SAW. "Ya Rasulullah," seru mereka, "sebenarnya kami dulu memiliki mantera untuk menyembuhkan gigitan binatang kalajengking. Tetapi, karena engkau telah melarang mantera, maka kami pun tidak melakukannya lagi." Jabir berkata, "Setelah itu, mereka pun memperagakan mantera itu kepada Rasulullah SAW. Melihat peragaan mantera tersebut, Rasulullah SAW langsung bersabda, 'Ini tidak apa-apa. Barang siapa ada di antara kalian yang bisa memanfaatkan manteranya {ruqyah} untuk menolong orang lain, maka lakukanlah. {Muslim 7/19}
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا لَقِيتُ مِنْ عَقْرَبٍ لَدَغَتْنِي الْبَارِحَةَ قَالَ أَمَا لَوْ قُلْتَ حِينَ أَمْسَيْتَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ لَمْ تَضُرَّكَ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, 'Ya Rasulullah, tadi malam saya telah digigit kalajengking.' Rasulullah pun bersabda kepadanya, "Jika engkau mengucapkan di awal petang, 'Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang telah diciptakan Allah,'niscaya kamu tidak akan digigitnya." {Muslim 8/76}