2/21/17

Memanterai Gigitan Binatang Dengan Ummul Quran (Al Fatihah)

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ نَاسًا مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانُوا فِي سَفَرٍ فَمَرُّوا بِحَيٍّ مِنْ أَحْيَاءِ الْعَرَبِ فَاسْتَضَافُوهُمْ فَلَمْ يُضِيفُوهُمْ فَقَالُوا لَهُمْ هَلْ فِيكُمْ رَاقٍ فَإِنَّ سَيِّدَ الْحَيِّ لَدِيغٌ أَوْ مُصَابٌ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْهُمْ نَعَمْ فَأَتَاهُ فَرَقَاهُ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَبَرَأَ الرَّجُلُ فَأُعْطِيَ قَطِيعًا مِنْ غَنَمٍ فَأَبَى أَنْ يَقْبَلَهَا وَقَالَ حَتَّى أَذْكُرَ ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَاللَّهِ مَا رَقَيْتُ إِلَّا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَتَبَسَّمَ وَقَالَ وَمَا أَدْرَاكَ أَنَّهَا رُقْيَةٌ ثُمَّ قَالَ خُذُوا مِنْهُمْ وَاضْرِبُوا لِي بِسَهْمٍ مَعَكُمْ
Dari Abu Said Al Khudri RA, bahwasanya beberapa orang sahabat Rasulullah SAW sedang
bepergian, kemudian mereka melewati suatu perkampungan Arab. Kemudian orang-orang kampung itu bertanya kepada para sahabat Nabi Muhammad SAW, "Apakah ada di antara kalian orang yang pandai meruqyah, karena pemimpin kampung ini digigit binatang?" Lalu salah seorang sahabat menjawab, "Ya, ada." Kemudian ia datangi pemimpin kampung itu dan langsung dibacakan mantera kepadanya dengan membaca surah Al Fatihah. Tak lama kemudian, ternyata pemimpin kampung tersebut sembuh. Maka, sebagai ungkapan rasa terima kasih, sahabat yang mengobati itu diberi upah seekor kambing. Namun sahabat tersebut tidak berani menerimanya. Ia berkata, "Saya harus melaporkan dahulu hal ini kepada Rasulullah." Akhirnya sahabat itu datang kepada Rasulullah seraya menuturkan hal itu kepadanya, "Ya Rasulullah, demi Allah, saya hanya meruqyah orang tersebut dengan membaca surah Al Fatihah." Rasulullah tersenyum sambil bertanya, "Tidak tahukah kamu bahwa surah Al Fatihah itu dapat digunakan untuk meruqyah?" Kemudian beliau melanjutkan,"oleh karena itu, terimalah upah yang mereka berikan itu dan berilah aku satu bagian bersama kalian." {Muslim 7/20}