2/21/17

Melarang Waria/ Banci Masuk Ke Rumah Seorang Wanita

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كَانَ يَدْخُلُ عَلَى أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُخَنَّثٌ فَكَانُوا يَعُدُّونَهُ مِنْ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ قَالَ فَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا وَهُوَ عِنْدَ بَعْضِ نِسَائِهِ وَهُوَ يَنْعَتُ امْرَأَةً قَالَ إِذَا أَقْبَلَتْ أَقْبَلَتْ بِأَرْبَعٍ وَإِذَا أَدْبَرَتْ أَدْبَرَتْ بِثَمَانٍ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا أَرَى هَذَا يَعْرِفُ مَا هَاهُنَا لَا يَدْخُلَنَّ عَلَيْكُنَّ قَالَتْ فَحَجَبُوهُ
Dari Aisyah RA, dia berkata, "Ada seorang laki-laki banci yang sering masuk ke dalam rumah istri-
istri Nabi Muhammad SAW. Menurut dugaan orang, laki-laki banci itu tidak mempunyai nafsu birahi terhadap wanita. Pada suatu hari, Rasulullah SAW masuk ke dalam rumah istri beliau yang ketika itu laki-laki banci tersebut ada di dalam rumah sedang menerangkan perihal wanita. "Wanita itu," ujarnya, "apabila menghadap ke depan, maka ia menghadap dengan empat anggota tubuh dan apabila ia menghadap ke belakang, maka ia membelakangi dengan delapan anggota tubuh." Mendengar itu, Rasulullah SAW bersabda, "Perhatikanlah, orang ini mengerti dan paham tentang apa yang ada di sini. Oleh karena itu, jangan izinkan ia masuk ke rumah kalian?'' Aisyah berkata, "Setelah itu, para istri Rasulullah SAW melarang laki-laki banci tersebut masuk ke dalam rumah mereka." {Muslim 7/11}