2/6/17

Makan Daging Kelinci

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ مَرَرْنَا فَاسْتَنْفَجْنَا أَرْنَبًا بِمَرِّ الظَّهْرَانِ فَسَعَوْا عَلَيْهِ فَلَغَبُوا قَالَ فَسَعَيْتُ حَتَّى أَدْرَكْتُهَا فَأَتَيْتُ بِهَا أَبَا طَلْحَةَ فَذَبَحَهَا فَبَعَثَ بِوَرِكِهَا وَفَخِذَيْهَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيْتُ بِهَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَبِلَهُ
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Ketika sedang berjalan-jalan di marruzhzhahran, kami melihat seekor kelinci berlari sambil melompat-lompat. Para sahabat pun berupaya untuk mengejar
dan menangkapnya. Namun sayang, upaya mereka selalu gagal." Anas berkata, "Lalu saya berupaya untuk mengejar kelinci itu dan ternyata saya berhasil menangkapnya. Setelah itu, langsung saya temui Abu Thalhah sambil membawa kelinci tersebut, maka Abu Thalhah langsung menyembelihnya. Kemudian, Abu Thalhah memberikan bagian pangkal paha kelinci itu kepada Rasulullah, sedangkan saya juga membawakan sebagian dagingnya kepada beliau dan beliau menerimanya dengan senang hati." {Muslim 6/71}