2/6/17

Makan Binatang Laut

عَنْ جَابِرٍ قَالَ بَعَثَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَّرَ عَلَيْنَا أَبَا عُبَيْدَةَ نَتَلَقَّى عِيرًا لِقُرَيْشٍ وَزَوَّدَنَا جِرَابًا مِنْ تَمْرٍ لَمْ يَجِدْ لَنَا غَيْرَهُ فَكَانَ أَبُو عُبَيْدَةَ يُعْطِينَا تَمْرَةً تَمْرَةً قَالَ فَقُلْتُ كَيْفَ كُنْتُمْ تَصْنَعُونَ بِهَا قَالَ نَمَصُّهَا كَمَا يَمَصُّ الصَّبِيُّ ثُمَّ نَشْرَبُ عَلَيْهَا مِنْ الْمَاءِ فَتَكْفِينَا يَوْمَنَا إِلَى اللَّيْلِ وَكُنَّا نَضْرِبُ بِعِصِيِّنَا الْخَبَطَ ثُمَّ نَبُلُّهُ بِالْمَاءِ فَنَأْكُلُهُ قَالَ وَانْطَلَقْنَا عَلَى سَاحِلِ الْبَحْرِ فَرُفِعَ لَنَا عَلَى سَاحِلِ الْبَحْرِ كَهَيْئَةِ الْكَثِيبِ الضَّخْمِ فَأَتَيْنَاهُ فَإِذَا هِيَ دَابَّةٌ تُدْعَى الْعَنْبَرَ قَالَ قَالَ أَبُو عُبَيْدَةَ مَيْتَةٌ ثُمَّ قَالَ لَا بَلْ نَحْنُ رُسُلُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَدْ اضْطُرِرْتُمْ فَكُلُوا قَالَ فَأَقَمْنَا عَلَيْهِ شَهْرًا وَنَحْنُ ثَلَاثُ مِائَةٍ حَتَّى سَمِنَّا قَالَ وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا نَغْتَرِفُ مِنْ وَقْبِ عَيْنِهِ بِالْقِلَالِ الدُّهْنَ وَنَقْتَطِعُ مِنْهُ الْفِدَرَ كَالثَّوْرِ أَوْ كَقَدْرِ الثَّوْرِ فَلَقَدْ أَخَذَ مِنَّا أَبُو عُبَيْدَةَ ثَلَاثَةَ عَشَرَ رَجُلًا فَأَقْعَدَهُمْ فِي وَقْبِ عَيْنِهِ وَأَخَذَ ضِلَعًا مِنْ أَضْلَاعِهِ فَأَقَامَهَا ثُمَّ رَحَلَ أَعْظَمَ بَعِيرٍ مَعَنَا فَمَرَّ مِنْ تَحْتِهَا وَتَزَوَّدْنَا مِنْ لَحْمِهِ وَشَائِقَ فَلَمَّا قَدِمْنَا الْمَدِينَةَ أَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْنَا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ هُوَ رِزْقٌ أَخْرَجَهُ اللَّهُ لَكُمْ فَهَلْ مَعَكُمْ مِنْ لَحْمِهِ شَيْءٌ فَتُطْعِمُونَا قَالَ فَأَرْسَلْنَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُ فَأَكَلَهُ
Dari Jabir RA, dia berkata, "Pada suatu ketika, Rasulullah SAW pernah mengirim kami, yang
dipimpin oleh Abu Ubaidah, untuk mencegat kafilah atau rombongan kaum Quraisy yang membawa berbagai macam makanan. Sementara itu, kami hanya dibekali kurma satu kantong dan tidak memiliki bekal lagi selain sekantong kurma tersebut. Setiap kali kami meminta jatah kurma itu, maka Abu Ubaidah pun hanya memberikan sepotong kurma. Akhirnya, kami hanya dapat menghisap kurma tersebut sebagaimana anak kecil menghisap makanannya. Kami pun meminum air dari sari-sari yang terdapat dalam buah kurma tersebut. Tak disangka, ternyata perbekalan kami itu hanya cukup untuk sehari-semalam saja dan selebihnya kami pun terpaksa memetik daun salam dengan tongkat yang kami miliki. Sebelumnya, daun tersebut kami basahi dengan air dan setelah itu kami memakannya. Selanjutnya kami pergi berangkat menuju tepi pantai. Tiba-tiba, di sepanjang pantai tersebut, kami melihat suatu pemandangan yang cukup aneh. Setelah kami dekati, ternyata itu adalah bangkai seekor ikan paus yang besar dan berkepala lebar. Abu Ubaidah berkata, "Ikan paus tersebut sudah menjadi bangkai. Akan tetapi, karena kita ini adalah orang-orang yang diutus oleh Rasulullah SAW untuk berjuang di jalan Allah dan kita berada dalam kondisi darurat, maka kita pun boleh memakannya." Kami semua, yang berjumlah tiga ratus orang, berada di tepi pantai itu selama satu bulan penuh. Pada saat itu kami benar-benar sangat menderita dan kehabisan bekal makanan. Untungnya, kami mendapatkan ikan besar tersebut. Lalu Abu Ubaidah memerintahkan tiga belas orang di antara kami untuk memotong-motong daging ikan tersebut. Abu Ubaidah pun mengambil salah satu bagian dari tubuh ikan paus itu. Setelah itu, Abu Ubaidah mengendarai unta yang paling besar di antara unta yang lain sambil membawa potongan ikan tersebut dan beranjak meninggalkan daerah pantai. Pada saat yang sama, kami masih membawa beberapa potong daging ikan paus tersebut sebagai sekedar 'buah tangan' dari tepi pantai untuk keluarga di rumah. Sesampainya di Madinah, kami pun langsung menemui Rasulullah SAW. Setelah itu, kami menceritakan tentang kisah ikan paus yang terdampar di tepi pantai kepada beliau. Mendengar cerita itu, Rasulullah SAW berkata, "Itu merupakan rezeki yang diberikan Allah kepada kalian semua. Tetapi, apakah kalian masih menyimpan sedikit daging dari ikan tersebut untuk aku cicipi?" Akhirnya kami pun memberikan daging ikan tersebut kepada Rasulullah SAW yang langsung memakannya. {Muslim 6/61}