2/2/17

Larangan Mengambil Sedekah Kembali

عن عُمَرَ بْن الْخَطَّابِ قَالَ حَمَلْتُ عَلَى فَرَسٍ عَتِيقٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَأَضَاعَهُ صَاحِبُهُ فَظَنَنْتُ أَنَّهُ بَائِعُهُ بِرُخْصٍ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ فَقَالَ لَا تَبْتَعْهُ وَلَا تَعُدْ فِي صَدَقَتِكَ فَإِنَّ الْعَائِدَ فِي صَدَقَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ
Dari Umar bin Khaththab, dia berkata, "Dulu saya pernah menyedekahkan satu ekor kuda bagus
kepada seorang pejuang dalam perang fi sabilillah. Tetapi kemudian ia menyia-nyiakannya, sehingga saya menduga bahwa ia akan menjualnya dengan harga yang murah. Oleh karena itu, saya menanyakannya kepada Rasulullah SAW, maka beliau berkata, 'Janganlah kamu membelinya hai Umar! Jangan pula kamu tarik kembali sedekahmu itu, karena orang yang menarik kembali sedekahnya sama seperti anjing yang menjilat muntahnya'" {Muslim: 5/63}
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعَائِدُ فِي هِبَتِهِ كَالْكَلْبِ يَقِيءُ ثُمَّ يَعُودُ فِي قَيْئ
Dari Ibnu Abbas RA, dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, "Orang yang menarik kembali pemberiannya sama seperti anjing yang muntah, kemudian anjing tersebut menelan lagi muntahnya." {Muslim: 5/64-65}