2/18/17

Larangan Memakai Pakaian Luar yang Terbuat Dari Sutera

عن جَابِر بْن عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ لَبِسَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا قَبَاءً مِنْ دِيبَاجٍ أُهْدِيَ لَهُ ثُمَّ أَوْشَكَ أَنْ نَزَعَهُ فَأَرْسَلَ بِهِ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقِيلَ لَهُ قَدْ أَوْشَكَ مَا نَزَعْتَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ نَهَانِي عَنْهُ جِبْرِيلُ فَجَاءَهُ عُمَرُ يَبْكِي فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَرِهْتَ أَمْرًا وَأَعْطَيْتَنِيهِ فَمَا لِي قَالَ إِنِّي لَمْ أُعْطِكَهُ لِتَلْبَسَهُ إِنَّمَا أَعْطَيْتُكَهُ تَبِيعُهُ فَبَاعَهُ بِأَلْفَيْ دِرْهَمٍ
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, "Pada suatu hari, Rasulullah SAW mengenakan pakaian
luar yang terbuat dari sutera Dibaj, sebagai hadiah yang diberikan kepada beliau. Setelah itu, Rasulullah SAW segera melepas dan memberikannya kepada Umar bin Khaththab. Lalu salah seorang sahabat bertanya, 'Ya Rasulullah, mengapa engkau begitu tergesa-gesa untuk melepaskan pakaian itu?' Rasulullah SAW menjawab, "Jibril telah melarangku untuk mengenakannya." Tak lama kemudian, Umar datang sambil menangis dan berkata, "Ya Rasulullah, engkau tidak menyukai sesuatu, tetapi mengapa engkau malah memberikannya kepada saya?" Rasulullah SAW menghiburnya sambil berkata, "Hai Umar, sesungguhnya aku memberikan pakaian itu kepadamu bukan untuk dikenakan. Akan tetapi, agar kamu segera menjualnya." Lalu Umar pun menjual pakaian tersebut dengan harga dua ribu dirham. {Muslim 6/141-142}