2/2/17

Larangan Keras untuk Menumpahkan Darah, Merampas Harta, dan Melanggar Kehormatan

عَنْ أَبِي بَكْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ثَلَاثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ وَرَجَبٌ شَهْرُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ ثُمَّ قَالَ أَيُّ شَهْرٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ قَالَ أَلَيْسَ ذَا الْحِجَّةِ قُلْنَا بَلَى قَالَ فَأَيُّ بَلَدٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ قَالَ أَلَيْسَ الْبَلْدَةَ قُلْنَا بَلَى قَالَ فَأَيُّ يَوْمٍ هَذَا قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ فَسَكَتَ حَتَّى ظَنَنَّا أَنَّهُ سَيُسَمِّيهِ بِغَيْرِ اسْمِهِ قَالَ أَلَيْسَ يَوْمَ النَّحْرِ قُلْنَا بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ قَالَ مُحَمَّدٌ وَأَحْسِبُهُ قَالَ وَأَعْرَاضَكُمْ حَرَامٌ عَلَيْكُمْ كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا فِي بَلَدِكُمْ هَذَا فِي شَهْرِكُمْ هَذَا وَسَتَلْقَوْنَ رَبَّكُمْ فَيَسْأَلُكُمْ عَنْ أَعْمَالِكُمْ فَلَا تَرْجِعُنَّ بَعْدِي كُفَّارًا أَوْ ضُلَّالًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ أَلَا لِيُبَلِّغْ الشَّاهِدُ الْغَائِبَ فَلَعَلَّ بَعْضَ مَنْ يُبَلِّغُهُ يَكُونُ أَوْعَى لَهُ مِنْ بَعْضِ مَنْ سَمِعَهُ ثُمَّ قَالَ أَلَا هَلْ بَلَّغْتُ
Dari Abu Bakrah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Sesungguhnya jaman itu terus berputar
sama seperti saat Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun itu ada dua belas bulan, empat di antaranya adalah bulan-bulan haram dan tiga di antaranya adalah bulan-bulan yang berurutan, yaitu: bulan Dzul Qa'dah, Dzul Hijjah, dan Muharram. Sedangkan bulan Rajab adalah bulan mudhar, yaitu bulan yang terletak antara Jumadil Akhir dan Sya 'ban." Kemudian Rasulullah bertanya, "Bulan apakah sekarang ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau terdiam beberapa saat, hingga kami menduga bahwa beliau akan menyebutnya dengan nama yang lain. Lalu beliau berkata, "Bukankah sekarang bulan Dzul Hijjah?" Kami menjawab, "Benar, sekarang adalah bulan Dzul Hijjah, ya Rasulullah." Setelah itu beliau bertanya lagi, "Negeri apakah ini'?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau terdiam beberapa saat, hingga kami menduga bahwa beliau akan menyebutnya dengan nama yang lain. Lalu beliau berkata, "Bukanlah kita sekarang berada di negeri Baldah? Kami menjawab, "Benar, sekarang kita berada di negeri Baldah, ya Rasulullah." Akhirnya Rasulullah kembali bertanya, "Hari apakah ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau terdiam beberapa saat, hingga kami menduga bahwa beliau akan menyebutnya dengan nama yang lain. Lalu beliau berkata, "Bukankah sekarang hari Nahr (Kurban)?" Kami menjawab, "Benar, sekarang memang hari Nahr (Kurban) ya Rasulullah." Kemudian beliau bersabda, "Wahai kaum muslimin sekalian, sesungguh-nya darahmu, harta bendamu (Muhammad berkata, 'Saya kira beliau juga bersabda), dan kehormatanmu adalah haram atas dirimu (untuk menyia-nyiakannya), seperti haramnya harimu sekarang ini, di negerimu ini, dan di bulan ini. Sesungguhnya kamu pasti akan bertemu dengan Tuhanmu (di hari kiamat kelak). Dia akan menanyakan tentang semua amal perbuatanmu. Oleh karena itu, sepeninggalku nanti, janganlah kamu kembali kepada kekufuran ataupun kesesatan -di mana sebagian darimu membunuh sebagian yang lain.- Ingatlah, hendaknya orang yang hadir pada saat ini menyampaikan kepada orang yang tidak hadir'. Boleh jadi orang yang mendengar dari mulut kedua justru lebih dapat menjaga apa-apa yang didengarnya ketimbang orang yang mendengarnya secara langsung." Setelah itu beliau bersabda, "Bukankah aku telah menyampaikannya kepadamu?" {Muslim: 5/107}