2/6/17

Kesabaran Para Nabi dalam Menghadapi Siksaan dan Aniaya dari Kaumnya

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْكِي نَبِيًّا مِنْ الْأَنْبِيَاءِ ضَرَبَهُ قَوْمُهُ وَهُوَ يَمْسَحُ الدَّمَ عَنْ وَجْهِهِ وَيَقُولُ رَبِّ اغْفِرْ لِقَوْمِي فَإِنَّهُمْ لَا يَعْلَمُونَ
Dari Abdullah bin Mas'ud RA, dia berkata, "Sepertinya saya pernah mendengar Rasulullah SAW
bercerita tentang seorang Nabi Allah yang dianiaya oleh kaumnya. Kemudian dia menghapus darah dari wajahnya dan berkata, 'Ya Allah ya Tuhanku, ampunilah kaumku, karena sesungguhnya mereka tidak mengetahui.' {Muslim 5/179}