2/5/17

Kerelaan Allah Kepada Para Syuhada dan Kerelaan Mereka Kepada Allah

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ جَاءَ نَاسٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالُوا أَنْ ابْعَثْ مَعَنَا رِجَالًا يُعَلِّمُونَا الْقُرْآنَ وَالسُّنَّةَ فَبَعَثَ إِلَيْهِمْ سَبْعِينَ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ يُقَالُ لَهُمْ الْقُرَّاءُ فِيهِمْ خَالِي حَرَامٌ يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ وَيَتَدَارَسُونَ بِاللَّيْلِ يَتَعَلَّمُونَ وَكَانُوا بِالنَّهَارِ يَجِيئُونَ بِالْمَاءِ فَيَضَعُونَهُ فِي الْمَسْجِدِ وَيَحْتَطِبُونَ فَيَبِيعُونَهُ وَيَشْتَرُونَ بِهِ الطَّعَامَ لِأَهْلِ الصُّفَّةِ وَلِلْفُقَرَاءِ فَبَعَثَهُمْ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهِمْ فَعَرَضُوا لَهُمْ فَقَتَلُوهُمْ قَبْلَ أَنْ يَبْلُغُوا الْمَكَانَ فَقَالُوا اللَّهُمَّ بَلِّغْ عَنَّا نَبِيَّنَا أَنَّا قَدْ لَقِينَاكَ فَرَضِينَا عَنْكَ وَرَضِيتَ عَنَّا قَالَ وَأَتَى رَجُلٌ حَرَامًا خَالَ أَنَسٍ مِنْ خَلْفِهِ فَطَعَنَهُ بِرُمْحٍ حَتَّى أَنْفَذَهُ فَقَالَ حَرَامٌ فُزْتُ وَرَبِّ الْكَعْبَةِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ إِنَّ إِخْوَانَكُمْ قَدْ قُتِلُوا وَإِنَّهُمْ قَالُوا اللَّهُمَّ بَلِّغْ عَنَّا نَبِيَّنَا أَنَّا قَدْ لَقِينَاكَ فَرَضِينَا عَنْكَ وَرَضِيتَ عَنَّا
Dari Anas bin Malik RA, dia berkata, "Pada suatu ketika ada beberapa orang yang datang menemui
Rasulullah SAW, dan berkata, 'Ya Muhammad, hendaknya engkau mengutus beberapa orang sahabatmu untuk mengajarkan Al Qur'an dan Sunnah kepada kami' Kemudian Rasulullah SAW mengutus tujuh puluh orang lelaki dari kaum Anshar yang memang ahli dalam membaca Al Qur'an (qurra). Di antara mereka yaitu paman saya yang bernama Haram. Merekalah yang ditugaskan Rasulullah untuk mengajarkan Al Qur'an. Sebenarnya para sahabat yang diutus untuk mengajarkan Al Qur'an adalah orang-orang yang secara khusus mempelajari Al Qur'an di malam hari. Sedangkan di siang hari, mereka datang dengan membawa air lalu meletakkannya di masjid. Selain itu mereka juga bekerja dengan mengumpulkan kayu bakar dan menjualnya. Lalu hasil dari penjualan kayu bakar tersebut disedekahkan kepada kelompok ahli suffah (orang-orang yang tinggal di sekitar masjid Nabawi) dan orang-orang miskin. Rasulullah SAW mengutus mereka kepada suatu kaum untuk memenuhi permintaan mereka, mereka dibunuh oleh musuh sebelum sampai ke tempat tujuan. Namun sebelum terbunuh, mereka (para Qurra) sempat berkata, 'Ya Allah, sampaikanlah kepada Nabi kami bahwa kami telah bertemu dengan Engkau! Kami rela kepada Engkau (sebagai Tuhan) dan Engkau pun rela kepada kami (sebagai hamba Engkau)'." Anas berkata, "Seseorang telah membuntuti Haram dari belakang. Namun rupanya Haram dapat menikam lelaki yang membuntutinya itu dengan tombak yang dimilikinya seraya berkata, 'Demi Tuhan pemilik Ka'bah, saya telah menang!' Kemudian Rasulullah SAW bersabda, kepada para sahabatnya, "Sesungguhnya saudara-saudara kalian telah terbunuh. Namun sebelum meninggal dunia mereka sempat berkata, 'Ya Allah, sampaikanlah kepada Nabi kami bahwa kami telah bertemu dengan Engkau. Kami rela kepada Engkau (sebagai Tuhan kami). Dan Engkau pun rela kepada kami (sebagai hamba Engkau)' {Muslim 6/45}