2/6/17

Hukum Orang yang Menyerang dan Merusak Perjanjian

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ أُصِيبَ سَعْدٌ يَوْمَ الْخَنْدَقِ رَمَاهُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ يُقَالُ لَهُ ابْنُ الْعَرِقَةِ رَمَاهُ فِي الْأَكْحَلِ فَضَرَبَ عَلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْمَةً فِي الْمَسْجِدِ يَعُودُهُ مِنْ قَرِيبٍ فَلَمَّا رَجَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ الْخَنْدَقِ وَضَعَ السِّلَاحَ فَاغْتَسَلَ فَأَتَاهُ جِبْرِيلُ وَهُوَ يَنْفُضُ رَأْسَهُ مِنْ الْغُبَارِ فَقَالَ وَضَعْتَ السِّلَاحَ وَاللَّهِ مَا وَضَعْنَاهُ اخْرُجْ إِلَيْهِمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَيْنَ فَأَشَارَ إِلَى بَنِي قُرَيْظَةَ فَقَاتَلَهُمْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَنَزَلُوا عَلَى حُكْمِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَدَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحُكْمَ فِيهِمْ إِلَى سَعْدٍ قَالَ فَإِنِّي أَحْكُمُ فِيهِمْ أَنْ تُقْتَلَ الْمُقَاتِلَةُ وَأَنْ تُسْبَى الذُّرِّيَّةُ وَالنِّسَاءُ وَتُقْسَمَ أَمْوَالُهُمْ و حَدَّثَنَا أَبُو كُرَيْبٍ حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا هِشَامٌ قَالَ قَالَ أَبِي فَأَخْبَرْتُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَقَدْ حَكَمْتَ فِيهِمْ بِحُكْمِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ
Dari Aisyah RA, dia berkata, "Pada perang Khandak, Sa'ad terkena anak panah yang dibidikkan oleh
seorang lelaki dari kafir Quraisy yang bernama Ibnu Ariqah. Anak panah tersebut ternyata tepat mengenai urat nadinya. Akhirnya Rasulullah mendirikan sebuah kemah untuknya yang letaknya berdekatan dengan masjid, hingga sewaktu-waktu beliau dapat menjenguknya. Ketika kembali dari perang Khandak, maka Rasulullah SAW pun meletakkan senjata. Setelah mandi dan membersihkan dirinya, beliau didatangi malaikat Jibril yang ikut membersihkan kepalanya dari debu. Jibril bertanya, 'Apakah engkau meletakkan senjata (untuk berdamai) ya Muhammad? Demi Tuhan kita tidak boleh meletakkan senjata (untuk berdamai). Keluar dan perangilah mereka!' Rasulullah SAW bertanya, 'Kemana saya harus keluar.' Lalu Jibril memberikan isyarat kepadanya untuk pergi ke perkampungan kaum Yahudi Bani Quraizhah. Kemudian Rasulullah bersama kaum muslimin memerangi mereka. Akhirnya mereka takluk dan tunduk kepada keputusan politik yang akan dikeluarkan Rasulullah, tetapi Rasulullah SAW menyerahkan keputusan tersebut kepada Sa'ad bin Mua'dz. Selanjutnya, Sa'ad bin Mua'dz berkata, 'Sesungguhnya saya memutuskan untuk membunuh semua yang turut serta dalam peperangan, menawan anak-anak serta kaum wanita, dan membagi-bagikan harta benda mereka'." (Hisyam berkata, "Ayah saya pernah berkata, 'Saya diberitahu bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Hai Sa'ad, sungguh kamu telah memutuskan hukum kepada mereka sesuai dengan hukum Allah Azza wa Jalla".'") Dalam suatu riwayat dikatakan "Sungguh kamu telah memutuskan hukum sesuai dengan hukum Allah Pernah pula ia menyatakan; "Kamu memutuskan hukum sesuai dengan hukum raja." {Muslim 5/160