2/6/17

Berbaiat kepada Nabi SAW Dibawah Pohon untuk Tidak Melarikan diri (dalam Peperangan)

عَنْ جَابِرٍ قَالَ كُنَّا يَوْمَ الْحُدَيْبِيَةِ أَلْفًا وَأَرْبَعَ مِائَةً فَبَايَعْنَاهُ وَعُمَرُ آخِذٌ بِيَدِهِ تَحْتَ الشَّجَرَةِ وَهِيَ سَمُرَةٌ وَقَالَ بَايَعْنَاهُ عَلَى أَنْ لَا نَفِرَّ وَلَمْ نُبَايِعْهُ عَلَى الْمَوْتِ
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, "Pada hari perang Hudaibiyah, kami berjumlah seribu
empat ratus orang. Lalu kami bersama-sama membaiat Rasulullah SAW, sedangkan Umar memegangi tangannya di bawah pohon Samurah. Setelah itu ia berkata, "Saya berbaiat kepada Rasulullah SAW untuk tidak melarikan diri dan bukan untuk mati." {Muslim 6/25}
عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ قَالَ سَأَلْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَصْحَابِ الشَّجَرَةِ فَقَالَ لَوْ كُنَّا مِائَةَ أَلْفٍ لَكَفَانَا كُنَّا أَلْفًا وَخَمْسَ مِائَةٍ
Dari Salim bin Abu Ja'ad, dia berkata, "Saya pernah bertanya kepada Jabir bin Abdullah mengenai jumlah sahabat-sahabat yang hadir dalam peristiwa Hudaibiyah." Lalu Jabir bin Abdullah menjawab, "Meskipun kami berjumlah seratus ribu pada saat itu, tempat tersebut tetap akan dapat menampung kami. Tetapi, pada saat itu, kami hanya berjumlah seribu lima ratus orang saja." {Muslim 6/26}
عن عَبْد اللَّهِ بْنُ أَبِي أَوْفَى قَالَ كَانَ أَصْحَابُ الشَّجَرَةِ أَلْفًا وَثَلَاثَ مِائَةٍ وَكَانَتْ أَسْلَمُ ثُمْنَ الْمُهَاجِرِينَ
Dari Abdullah bin Abu Aufa, dia berkata, "Para sahabat yang hadir di bawah pohon dalam peristiwa Hudaibiyah itu berjumlah seribu tiga ratus orang. Hal itu berarti ada seperdelapan jumlah sahabat Muhajirin." (Muslim 6/26)