2/20/17

Barrah Diganti dengan Nama Zainab

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَطَاءٍ قَالَ سَمَّيْتُ ابْنَتِي بَرَّةَ فَقَالَتْ لِي زَيْنَبُ بِنْتُ أَبِي سَلَمَةَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ هَذَا الِاسْمِ وَسُمِّيتُ بَرَّةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ اللَّهُ أَعْلَمُ بِأَهْلِ الْبِرِّ مِنْكُمْ فَقَالُوا بِمَ نُسَمِّيهَا قَالَ سَمُّوهَا زَيْنَبَ
Dari Muhammad bin Amr bin Atha' dia berkata, "Dulu saya memberi nama anak perempuan saya
Barrah. Kemudian Zainab binti Abu Salama berkata kepada saya, 'Sesungguhnya Rasulullah SAW telah melarang pemberian nama itu. Dulu nama saya adalah Barrah. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, 'Janganlah kalian menganggap bersih diri kalian, karena Allah lebih tahu ahli kebaikan di antara kalian. Ketika para sahabat bertanya, "Nama apa yang sebaiknya kami berikan kepadanya?" Rasulullah SAW langsung menjawab, "Berilah nama Zainab.' {Muslim 6/173-174}