2/20/17

Bantal Yang Bergambar dan Menjadikannya Sebagai Sandaran

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا اشْتَرَتْ نُمْرُقَةً فِيهَا تَصَاوِيرُ فَلَمَّا رَآهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَامَ عَلَى الْبَابِ فَلَمْ يَدْخُلْ فَعَرَفْتُ أَوْ فَعُرِفَتْ فِي وَجْهِهِ الْكَرَاهِيَةُ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَتُوبُ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى رَسُولِهِ فَمَاذَا أَذْنَبْتُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا بَالُ هَذِهِ النُّمْرُقَةِ فَقَالَتْ اشْتَرَيْتُهَا لَكَ تَقْعُدُ عَلَيْهَا وَتَوَسَّدُهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَصْحَابَ هَذِهِ الصُّوَرِ يُعَذَّبُونَ وَيُقَالُ لَهُمْ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الْبَيْتَ الَّذِي فِيهِ الصُّوَرُ لَا تَدْخُلُهُ الْمَلَائِكَةُ. و في لاواية: فَأَخَذْتُهُ فَجَعَلْتُهُ مِرْفَقَتَيْنِ فَكَانَ يَرْتَفِقُ بِهِمَا فِي الْبَيْتِ
Dari Aisyah RA, bahwasanya ia pernah membeli sebuah bantal kecil yang ada gambarnya. Ketika
Rasulullah SAW melihatnya, maka beliau hanya berdiri di depan pintu dan tidak mau masuk ke dalam. Aisyah mengetahui ketidaksukaan pada wajah beliau, lalu berkata, "Ya Rasulullah, saya memohon ampun kepada Allah dan Rasul-Nya. Tetapi, apakah salah saya?" Rasulullah SAW bertanya, "Bagaimanakah dengan bantal ini? " Aisyah menjawab, "Ya, saya membelinya untuk engkau, agar engkau dapat duduk di atasnya dan bersandar padanya." Rasulullah SAW berkata, "Sesungguhnya orang yang membuat gambar ini akan disiksa. Setelah itu, orang tersebut akan diminta, 'Hidupkanlah apa yang telah kamu buat!' Kemudian beliau melanjutkan sabdanya, "Rumah yang di dalamnya ada gambar pasti tidak akan dimasuki oleh malaikat." Dalam suatu riwayat dikatakan, "Lalu saya jadikan bantal itu dua potong untuk bersandar. Sementara itu, Rasulullah sering bersandar pada bantal tersebut jika ia sedang berada di rumah." {Muslim 6/160}