2/6/17

Apabila Seorang Pemimpin Memerintahkan untuk Bertakwa kepada Allah dan Berlaku Adil, maka Ia akan Memperoleh Ganjaran Pahala

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ فَإِنْ أَمَرَ بِتَقْوَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَعَدَلَ كَانَ لَهُ بِذَلِكَ أَجْرٌ وَإِنْ يَأْمُرْ بِغَيْرِهِ كَانَ عَلَيْهِ مِنْهُ
Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW, beliau telah bersabda, "Sesungguhnya seorang
pemimpin itu bagaikan perisai. Ia akan dimusuhi dari belakang dan ditakuti (dari depan). Apabila ia memerintahkan kaumnya untuk bertakwa kepada Allah Yang Maha Agung lagi Maha Mulia dan berlaku adil, maka dari itu ia akan memperoleh pahala. Tetapi, apabila ia memerintahkan pada perbuatan yang lainnya, maka ia pasti akan menerima balasan sesuai perintahnya tersebut." {Muslim 6/17}