2/2/17

Anjuran untuk Mengucapkan"Kecuali" dalam Bersumpah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَالَ سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ نَبِيُّ اللَّهِ لَأَطُوفَنَّ اللَّيْلَةَ عَلَى سَبْعِينَ امْرَأَةً كُلُّهُنَّ تَأْتِي بِغُلَامٍ يُقَاتِلُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَقَالَ لَهُ صَاحِبُهُ أَوْ الْمَلَكُ قُلْ إِنْ شَاءَ اللَّهُ فَلَمْ يَقُلْ وَنَسِيَ فَلَمْ تَأْتِ وَاحِدَةٌ مِنْ نِسَائِهِ إِلَّا وَاحِدَةٌ جَاءَتْ بِشِقِّ غُلَامٍ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَوْ قَالَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَمْ يَحْنَثْ وَكَانَ دَرَكًا لَهُ فِي حَاجَتِهِ
Dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Sulaiman bin Daud AS berkata, 'Malam
ini saya akan menggauli tujuh puluh istri saya hingga masing-masing dari mereka akan melahirkan anak lelaki yang dapat berjuang di jalan Allah.' Kemudian temannya atau malaikat berkata kepadanya, 'Wahai Sulaiman, katakanlah insya Allah' ulaiman tidak sempat mengatakan ucapan itu karena lupa. Akhimya tidak seorang pun dari istri-istrinya tersebut yang melahirkan kecuali hanya seorang saja, dan itupun dalam kondisi yang cacat."' Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya Sulaiman bin Daud mengucapkan, 'Insya Allah', niscaya ia tidak akan dianggap melanggar sumpah dan mungkin ia akan memperoleh apa yang ia harapkan." {Muslim: 5/87}