1/16/17

Tayamumnya Orang yang Junub

عَنْ شَقِيقٍ قَالَ كُنْتُ جَالِسًا مَعَ عَبْدِ اللَّهِ وَأَبِي مُوسَى فَقَالَ أَبُو مُوسَى يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَرَأَيْتَ لَوْ أَنَّ رَجُلًا أَجْنَبَ فَلَمْ يَجِدْ الْمَاءَ شَهْرًا كَيْفَ يَصْنَعُ بِالصَّلَاةِ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ لَا يَتَيَمَّمُ وَإِنْ لَمْ يَجِدْ الْمَاءَ شَهْرًا فَقَالَ أَبُو مُوسَى فَكَيْفَ بِهَذِهِ الْآيَةِ فِي سُورَةِ الْمَائِدَةِ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ لَوْ رُخِّصَ لَهُمْ فِي هَذِهِ الْآيَةِ لَأَوْشَكَ إِذَا بَرَدَ عَلَيْهِمْ الْمَاءُ أَنْ يَتَيَمَّمُوا بِالصَّعِيدِ فَقَالَ أَبُو مُوسَى لِعَبْدِ اللَّهِ أَلَمْ تَسْمَعْ قَوْلَ عَمَّارٍ بَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَاجَةٍ فَأَجْنَبْتُ فَلَمْ أَجِدْ الْمَاءَ فَتَمَرَّغْتُ فِي الصَّعِيدِ كَمَا تَمَرَّغُ الدَّابَّةُ ثُمَّ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ إِنَّمَا كَانَ يَكْفِيكَ أَنْ تَقُولَ بِيَدَيْكَ هَكَذَا ثُمَّ ضَرَبَ بِيَدَيْهِ الْأَرْضَ ضَرْبَةً وَاحِدَةً ثُمَّ مَسَحَ الشِّمَالَ عَلَى الْيَمِينِ وَظَاهِرَ كَفَّيْهِ وَوَجْهَهُ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ أَوَلَمْ تَرَ عُمَرَ لَمْ يَقْنَعْ بِقَوْلِ عَمَّارٍ
Dari Syaqiq, dia berkata, "Saya pernah duduk bersama Abdullah dan Abu Musa RA, lalu Abu Musa
berkata, 'Hai Abu Abdurrahman! Bagaimana pendapat anda bila seseorang junub namun dia tidak mendapatkan air selama sebulan, bagaimana dia melakukan shalat?,' Abdullah mengatakan, 'Orang tersebut tidak boleh bertayamum meskipun dia tidak mendapatkan air selama satu bulan.' Abu Musa mengatakan, "Bagaimana dengan ayat dalam surah Al Maa'idah ini {yang artinya}, ...lalu tidak kamu temukan air maka bertayamumlah dengan tanah yang suci'' Abdullah berkata, Kalau mereka diperbolehkan menggunakan ayat ini, saya khawatir ketika mereka merasa dingin lalu mereka bertayamum dengan tanah (debu)." Abu Musa mengatakan kepada Abdullah, "Tidakkah kamu dengar kata Ammar, 'Saya pernah diutus Rasulullah untuk suatu keperluan lalu saya junub dan tidak mendapatkan air, lalu saya berguling-guling di atas tanah seperti hewan. Kemudian saya datang kepada Nabi SAW dan saya tuturkan hal itu kepada beliau. Lalu beliau bersabda, 'Sebenarnya cukup kamu lakukan dengan kedua tanganmu seperti ini.' Kemudian beliau menepukkan kedua tangannya ke tanah satu kali, dan mengusapkan tangan kirinya pada tangan kanannya serta mengusapkan pula punggung kedua telapak tangannya dan wajahnya." Abdullah berkata, "Tidakkah kamu memperhatikan bahwa Umar meragukan ucapan Ammar radhiyallahu 'anhuma? {Muslim: 1/192-193}