1/18/17

Sedekah yang Diniatkan untuk Ibu yang Telah Meninggal

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أُمِّيَ افْتُلِتَتْ نَفْسَهَا وَلَمْ تُوصِ وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ أَفَلَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا قَالَ نَعَمْ
Dari Aisyah RA, bahwa seorang laki-laki mendatangi Rasulullah SAW lalu bertanya, "Ya
Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal secara mendadak, tanpa berwasiat. Aku kira seandainya ia masih sempat berbicara, tentu ia akan menyuruhku bersedekah (sebelum meninggal) Apakah ia akan mendapatkan pahala kalau aku bersedekah atas namanya?" Rasulullah menjawab, "Ya" {Muslim 3/81}