1/18/17

Sedekah untuk Orang Miskin dan Ibnu Sabil

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَيْنَا رَجُلٌ بِفَلَاةٍ مِنْ الْأَرْضِ فَسَمِعَ صَوْتًا فِي سَحَابَةٍ اسْقِ حَدِيقَةَ فُلَانٍ فَتَنَحَّى ذَلِكَ السَّحَابُ فَأَفْرَغَ مَاءَهُ فِي حَرَّةٍ فَإِذَا شَرْجَةٌ مِنْ تِلْكَ الشِّرَاجِ قَدْ اسْتَوْعَبَتْ ذَلِكَ الْمَاءَ كُلَّهُ فَتَتَبَّعَ الْمَاءَ فَإِذَا رَجُلٌ قَائِمٌ فِي حَدِيقَتِهِ يُحَوِّلُ الْمَاءَ بِمِسْحَاتِهِ فَقَالَ لَهُ يَا عَبْدَ اللَّهِ مَا اسْمُكَ قَالَ فُلَانٌ لِلِاسْمِ الَّذِي سَمِعَ فِي السَّحَابَةِ فَقَالَ لَهُ يَا عَبْدَ اللَّهِ لِمَ تَسْأَلُنِي عَنْ اسْمِي فَقَالَ إِنِّي سَمِعْتُ صَوْتًا فِي السَّحَابِ الَّذِي هَذَا مَاؤُهُ يَقُولُ اسْقِ حَدِيقَةَ فُلَانٍ لِاسْمِكَ فَمَا تَصْنَعُ فِيهَا قَالَ أَمَّا إِذْ قُلْتَ هَذَا فَإِنِّي أَنْظُرُ إِلَى مَا يَخْرُجُ مِنْهَا فَأَتَصَدَّقُ بِثُلُثِهِ وَآكُلُ أَنَا وَعِيَالِي ثُلُثًا وَأَرُدُّ فِيهَا ثُلُثَهُ. و في رواية: (وَأَجْعَلُ ثُلُثَهُ فِي الْمَسَاكِينِ وَالسَّائِلِينَ وَابْنِ السَّبِيلِ)

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Ketika seorang laki-laki berada di tanah lapang, tiba-tiba ia mendengar suara di awan, 'Siramilah ladang si fulan.' Setelah itu awan menghilang sehingga hari panas dan air pun habis, maka ada bagian-bagian tanah yang airnya habis semuanya. Lalu laki-laki itu mencari air, dan tiba-tiba ada seseorang yang berdiri di ladangnya sedang mengalirkan air dengan skopnya. Kemudian laki-laki yang mendengar suara itu bertanya pada orang yang sedang mengalirkan air di ladangnya, 'Hai hamba Allah siapa namamu?' Dia menjawab, 'Namaku fulan.' Lalu orang itu balik bertanya, 'Hai hamba Allah, kenapa kamu menanyakan namaku?' Dia menjawab, 'Sesungguhnya aku telah mendengar suara di awan yang airnya jatuh di ladangmu ini, suara itu berbunyi, "Siramilah ladang si fulan!" Yaitu namamu, apa yang kamu perbuat dengan ladangmu?' Pemilik ladang itu menjawab, 'Kalau kamu tanyakan tentang hal itu, maka aku jawab, "Sesungguhnya aku selalu memperhatikan hasil ladangku, lalu aku sedekahkan sepertiganya. Aku makan sepertiganya dengan keluargaku, dan ku kembalikan sepertiganya untuk modal ladangku.'" Dalam riwayat lain, "Dan kuberikan sepertiganya kepada fakir miskin, orang yang meminta-minta, dan ibnu sabil.'" {Muslim 8/22-223}