1/19/17

Pilihan Antara Berpuasa atau Berbuka dalam Perjalanan

عَنْ حَمْزَةَ بْنِ عَمْرٍو الْأَسْلَمِيِّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّهُ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَجِدُ بِي قُوَّةً عَلَى الصِّيَامِ فِي السَّفَرِ فَهَلْ عَلَيَّ جُنَاحٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هِيَ رُخْصَةٌ مِنْ اللَّهِ فَمَنْ أَخَذَ بِهَا فَحَسَنٌ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يَصُومَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ
Dari Hamzah bin Umar Al Aslami RA, bahwasanya dia pernah bertanya kepada Rasulullah, "Ya
Rasulullah! Aku merasa kuat untuk berpuasa dalam perjalanan jauh, apakah aku berdosa?" Rasulullah SAW menjawab, "Itu adalah keringanan dari Allah. Barang siapa mengambil keringanan tersebut, maka itu baik, dan barang siapa lebih memilih berpuasa, maka dia tidak berdosa." {Muslim 3/145}.
عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ فِي حَرٍّ شَدِيدٍ حَتَّى إِنْ كَانَ أَحَدُنَا لَيَضَعُ يَدَهُ عَلَى رَأْسِهِ مِنْ شِدَّةِ الْحَرِّ وَمَا فِينَا صَائِمٌ إِلَّا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ رَوَاحَةَ
Dari Abu Darda' RA, dia berkata, "Kami pernah bepergian bersama Rasulullah di bulan Ramadhan di hari yang sangat panas, sehingga di antara kami ada yang meletakkan tangannya di atas kepala karena sengatan yang panas. Tidak seorangpun di antara kami berpuasa selain Rasulullah SAW dan Abdullah bin Rawahah." {Muslim 3/145}.