1/19/17

Pada Hari Apa Dilakukan Puasa Asyura?

عَنْ الْحَكَمِ بْنِ الْأَعْرَجِ قَالَ انْتَهَيْتُ إِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا وَهُوَ مُتَوَسِّدٌ رِدَاءَهُ فِي زَمْزَمَ فَقُلْتُ لَهُ أَخْبِرْنِي عَنْ صَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ إِذَا رَأَيْتَ هِلَالَ الْمُحَرَّمِ فَاعْدُدْ وَأَصْبِحْ يَوْمَ التَّاسِعِ صَائِمًا قُلْتُ هَكَذَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُهُ قَالَ نَعَمْ
Dari Al Hakam bin Al A'raj, dia berkata, "Aku pernah mendatangi Ibnu Abbas ketika ia sedang
berbantal selendangnya di dekat Zamzam, lalu aku berkata kepadanya, 'Beritahukanlah kepadaku tentang puasa Asyura? Ia menjawab, 'Jika kamu telah melihat hilal (bukan sabit) pada bulan Muharram, maka hitunglah, lalu berpuasalah sejak Subuh pada hari kesembilan.' Aku bertanya, 'Apakah Rasulullah SAW berpuasa seperti itu?' Ia menjawab, 'Ya" {Muslim 3/151}.

Catatan syaikh Al-Albani:
Aku katakan: Bahwasanya hari Asyura' itu jatuh pada hari kesembilan, dan bahwasanya Nabi SAW berpuasa pada hari kesembilan. Kedua makna itu bukan maksud dari hadits ini. dengan dalil hadits-hadits lain yang sebagiannya diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, dia berkata, "Tatkala Rasulullah berpuasa pada hari Asyura, beliau memerintahkan untuk berpuasa. Para sahabat bertanya, 'Wahai Rasulullah, bahwasanya hari itu adaiah hari yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani.' Beliau menjawab, 'Insya Allah. pada tahun depan kita akan berpuasa pada hari kesembilan."' ibnu Abbas berkata, "Beliau tidak sempat bertemu tahun depan hingga beliau wafat." (HR Muslim) Hadits ini termasuk hadits yang dilupakan oleh pengarang, sehingga ia tidak mencantumkannya pada kitab Mukhtashar ini. Ini jelas bahwa Hari Asyura' bukan hari kesembilan, karena beliau meninggal sebelum berpuasa Asyura'. Oleh karena itu kita mesti menakwilkan hadits ini. Menurutku pendapat yang paling baik adalah perkataan Imam Baihaqi dalam sunannya, ia berkata, "Ibnu Abbas seolah-olah ingin berpuasa pada hari kesepuluh, dan ia menginginkan jawaban 'ya', sebagaimana diriwayatkan tentang keinginan beliau berpuasa di hari kesepuluh. Riwayat yang kuat, kemudian ia menyebutkan keshahihan sanad hadis Ibnu Abbas yang berkata, "Puasalah pada hari kesembilan dan kesepuluh. dan jangan menyamai orang Yahudi."