1/12/17

Orang yang Berbuat Baik dalam Islam maka Tidak Dibebankan Atas Perbuatannya di Masa Jahiliyah

عن عبد الله بن مسعود قَالَ قَالَ أُنَاسٌ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنُؤَاخَذُ بِمَا عَمِلْنَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ أَمَّا مَنْ أَحْسَنَ مِنْكُمْ فِي الْإِسْلَامِ فَلَا يُؤَاخَذُ بِهَا وَمَنْ أَسَاءَ أُخِذَ بِعَمَلِهِ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَالْإِسْلَامِ
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, dia berkata, "Orang-orang bertanya kepada Rasulullah
shallallahu 'alihi wasallam, " Wahai Rasulullah! apakah kami akan disiksa sebab apa yang telah kami lakukan di masa jahiliyah?" Beliau menjawab, "Barang siapa di antara kamu memperbaiki dirinya setelah masuk Islam maka ia tidak disiksa atas apa yang telah ia lakukan pada masa jahiliyah, dan barang siapa berbuat buruk setelah masuk Islam, maka ia akan disiksa atas perbuatannya pada masa jahiliyah dan setelah Islam masuk. " {Muslim 1/77}