1/19/17

Mengobati Mata bagi Orang yang Sedang Berihram

عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ قَالَ خَرَجْنَا مَعَ أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ حَتَّى إِذَا كُنَّا بِمَلَلٍ اشْتَكَى عُمَرُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَيْنَيْهِ فَلَمَّا كُنَّا بِالرَّوْحَاءِ اشْتَدَّ وَجَعُهُ فَأَرْسَلَ إِلَى أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ يَسْأَلُهُ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ أَنْ اضْمِدْهُمَا بِالصَّبِرِ فَإِنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَدَّثَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الرَّجُلِ إِذَا اشْتَكَى عَيْنَيْهِ وَهُوَ مُحْرِمٌ ضَمَّدَهُمَا بِالصَّبِرِ
Dari Nubaih bin Wahab, dia berkata, "Kami pernah pergi haji bersama Aban bin Utsman. Ketika
kami sampai di Malal, Umar bin Ubaidillah matanya sakit dan di Rauha sakitnya bertambah parah, maka dia mengutus seseorang ke Aban bin Utsman untuk menanyakannya. Aban mengirim pesan agar mata Umar tersebut diobati dengan daun shabir, karena Utsman RA pernah memberitahukan dari Rasulullah mengenai seseorang yang menderita sakit mata ketika sedang berihram agar diobati dengan daun shabir. {Muslim 4/22}