1/12/17

Mencintai Saidina Ali Adalah Ciri Seorang Mukmin, dan Membencinya Adalah Ciri Orang Munafik

عَنْ زِرٍّ قَالَ قَالَ عَلِيٌّ وَالَّذِي فَلَقَ الْحَبَّةَ وَبَرَأَ النَّسَمَةَ إِنَّهُ لَعَهْدُ النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيَّ أَنْ لَا يُحِبَّنِي إِلَّا مُؤْمِنٌ وَلَا يُبْغِضَنِي إِلَّا مُنَافِقٌ
Dari Zirr bin Hubaisy RA, dia berkata, "Bahwasanya Saidina Ali bin Abu Thalib berkata, "Demi
Dzat yang telah membelah biji-bijian (menumbuhkan) dan menciptakan makhluk bernyawa. Sesungguhnya telah menjadi janji Nabi SAW terhadap diri saya, bahwasanya tidak menyenangi saya melainkan orang mukmin dan tidak membenci saya melainkan orang munafik." {Muslim 1/61}