1/17/17

Keutamaan Orang yang Diam untuk Mendengarkan Khutbah

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ ثُمَّ أَنْصَتَ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْ خُطْبَتِهِ ثُمَّ يُصَلِّي مَعَهُ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الْأُخْرَى وَفَضْلُ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ
Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa mandi untuk melaksanakan shalat
Jum'at, kemudian shalat sunah semampunya, lalu ia diam mendengarkan khutbah hingga selesai dan shalat Jum'at berjamaah, maka akan diampuni dosanya antara Jumat itu dan Jum'at berikutnya dengan ditambah tiga hari." {Muslim 3/8}