1/18/17

Harta Majikan yang Diinfakan Oleh Budak

عن عُمَيْرٍ مَوْلَى آبِي اللَّحْمِ قَالَ أَمَرَنِي مَوْلَايَ أَنْ أُقَدِّدَ لَحْمًا فَجَاءَنِي مِسْكِينٌ فَأَطْعَمْتُهُ مِنْهُ فَعَلِمَ بِذَلِكَ مَوْلَايَ فَضَرَبَنِي فَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَدَعَاهُ فَقَالَ لِمَ ضَرَبْتَهُ فَقَالَ يُعْطِي طَعَامِي بِغَيْرِ أَنْ آمُرَهُ فَقَالَ الْأَجْرُ بَيْنَكُمَا
Dari Umair Maula Abu Lahm, dia berkata, 'Tuanku memerintahkanku untuk membuat dendeng, lalu
datanglah orang miskin, maka aku memberikan daging tersebut kepadanya. Ketika majikanku mengetahui hal itu, ia memukulku. Kemudian aku adukan kejadian ini kepada Rasulullah SAW, maka beliau memanggil majikanku dan bertanya, 'Kenapa kamu memukulnya' Ia berkata, ia memberikan makananku tanpa aku perintahkan.' Lalu beliau berkata. 'Sesungguhnya pahala tersebut untuk kalian berdua."'' {Muslim 3/91}
عن أَبِي هُرَيْرَةَ قال: قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَصُمْ الْمَرْأَةُ وَبَعْلُهَا شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ وَلَا تَأْذَنْ فِي بَيْتِهِ وَهُوَ شَاهِدٌ إِلَّا بِإِذْنِهِ وَمَا أَنْفَقَتْ مِنْ كَسْبِهِ مِنْ غَيْرِ أَمْرِهِ فَإِنَّ نِصْفَ أَجْرِهِ لَهُ
Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Janganlah seorang wanita berpuasa sedangkan suaminya ada bersamanya, kecuali dengan izin suaminya, dan janganlah memberi izin seseorang untuk masuk ke rumahnya kecuali dengan izin dari suaminya, dan segala yang disedekahkan dari usaha suaminya tanpa diperintahkan, maka setengah pahalanya adalah bagi suaminya. "' {Muslim 3/91}