1/19/17

Berpuasa dalam Perjalanan Jauh Bukan Termasuk Kebaikan

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَرَأَى رَجُلًا قَدْ اجْتَمَعَ النَّاسُ عَلَيْهِ وَقَدْ ظُلِّلَ عَلَيْهِ فَقَالَ مَا لَهُ قَالُوا رَجُلٌ صَائِمٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْسَ مِنْ الْبِرِّ أَنْ تَصُومُوا فِي السَّفَرِ
Dari Jabir bin Abdullah RA, dia berkata, "Suatu ketika Rasulullah SAW berada dalam perjalanan,
beliau melihat seorang lelaki yang dikerumuni banyak orang. Orang itu dilindungi dari panas matahari, lalu Rasulullah SAW bertanya, 'Apa yang terjadi dengannya? Mereka menjawab, 'Dia sedang berpuasa.' Rasulullah SAW bersabda, 'Tidak termasuk kebaikan jika kalian berpuasa selama dalam perjalanan' {Muslim 3/142}.