1/17/17

Berisyarat Dengan Jari Ketika Berkhutbah

عَنْ حُصَيْنٍ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ رُؤَيْبَةَ قَالَ رَأَى بِشْرَ بْنَ مَرْوَانَ عَلَى الْمِنْبَرِ رَافِعًا يَدَيْهِ فَقَالَ قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ لَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا يَزِيدُ عَلَى أَنْ يَقُولَ بِيَدِهِ هَكَذَا وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ الْمُسَبِّحَةِ
Dari Hushain, dari Umarah bin Ru'aibah RA, bahwa dia melihat Bisyr bin Marwan berkhutbah di
atas mimbar sambil mengangkat kedua tangannya. Umarah berkata, "Semoga Allah mencelakakan kedua tangan itu. Sungguh aku pernah melihat Rasulullah SAW berkhutbah tidak lebih dari sekedar berisyarat dengan kedua tangannya sebagai berikut." Umarah (memperagakan) dengan berisyarat menggunakan jari telunjuknya. {Muslim 3/13}